"> Virus Corona-COVID 19 Melatih Keteguhan Hati dan Sikap - Berbagi itu Indah

Virus Corona-COVID 19 Melatih Keteguhan Hati dan Sikap

Virus Corona-COVID 19 Melatih Keteguhan Hati dan Sikap

Virus Corona-COVID 19 Melatih Keteguhan Hati dan Sikap

Virus Corona-COVID 19 Melatih Keteguhan Hati dan Sikap

       Seluruh manusia di belahan dunia saat ini sedang dihebohkan oleh wabah virus Corona atau lebih dikenal dengan COVID-19. Virus ini sedang melanda di lebih dari 200 negara yang penduduknya terpapar virus Corona, termasuk di negara tercinta kita Indonesia. Virus Corona merupakan musibah atau bencana global. (Baca juga : Pengajian Umum KH Anwar Zahid Dalam Rangka Isra Miraj)

       Di negara kita, berbagai usaha telah dan sedang dilakukan baik oleh pemerintah maupun rakyat sacara besama-sama maupun sendiri-sendiri dalam usaha untuk mencegah merebaknya wabah virus Corona atau COVID-19.

       Apapun bentuk musibah atau bencana yang melanda, termasuk COVID-19, pada hakikatnya memiliki peran besar dalam mendidik jiwa. Jiwa perlu dilatih untuk memiliki keteguhan hati, keteguhan sikap, terlatih dan senantiasa waspada terhadap datangnya bencana atau musibah..

       Wabah virus Corona yang melanda dunia saat ini dalam sudut pandang Islam merupakan ujian kesabaran dan perlu dikembalikan takdirnya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini termaktub dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 156 yang artinya, “Orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata ‘Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali”.

       Selain ujian kesabaran, Corona seharunys bisa menjadi motivasi bagi umat beriman. Dengan kejadian ini, orang yang jarang mengingat tuhan hendaknya memulai dzikir di sela-sela aktivitasnya di rumah. Yang lama tidak memegang kitab suci, hendaknya menjadi teladan bagi keluarga untuk membuka dan membacanya. Muqorabah (mendekatkan diri kepada Allah) dengan shalat malam dan ibadah-ibadah lain perlu juga ditingkatkan.

       Yang tak kalah penting, di samping usaha secara vertikal, kita juga perlu berusaha secara horizontal. Yaitu dengan mengikuti himbauan pemerintah agar berdiam di rumah serta membatasi pertemuan fisik dengan orang lain. (Baca juga artikel lain pada : Belenggu Jejak Masa Lalu)

       Allah berfirman dalam Al Qur’an Surat An Nisa ayat 55 yang artinya, “Wahai orang-orang yang beriman! Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul, serta ulil amri di antara kalian (pemerintah)”.

       Dengan mengikuti himbauan pemerintah, kita telah menjaga kualitas keimanan serta kecintaan kepada bangsa dan negara Indonesia. Jangan sampai jiwa kita dan jiwa orang lain terancam karena tindakan ceroboh yang kita perbuat.

       Ironisnya, masih ada pemahaman masyarakat bahwa urusan mati adalah urusan Tuhan semata. Mereka lupa bahwa Allah menciptakan segala sesuatu di muka bumi ini didahului penyebabnya. Allah mematikan seseorang adakalanya disebabkan oleh umur, sakit, kecelakaan, atau bahkan terpapar virus Covid 19. Terkadang, manusia sendiri yang menentukan sebab-sebab kematiannya.

       Bila usaha lahir dan usaha batin sudah dilaksanakan, maka sebagai umat beriman, kita seyogyanya bertawakkal. Kita pasrahkan kepada Allah Yang Maha Esa karena ada ditangan-Nyalah semua takdir manusia ditulis. (Baca juga artikel lain pada : Istilah yang Banyak Digunakan Media Terkait Corona)

       Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Al Qur’an Surat Hud ayat 123 yang artinya, “Dan milik Allah lah seluruh rahasia langit dan bumi, dan kepada-Nya segala urusan dikembalikan. Maka sembahlah Dia dan bertawakkallah kepada-Nya. Dan Tuhanmu tidak pernah lengah dari apa yang kamu kerjakan.”

       Akhirnya mari kita jadikan musibah yang menimpa ini sebagai jalan untuk kembali kepada Allah SWT dan jangan mengabaikan tanda-tanda kehadiran Allah dalam musibah yang menjadikan hati gersang dan kacau, dan mengundang jauhnya rahmat Allah.

       Itulah postingan kami tentang Virus Corona-COVID 19 Melatih Keteguhan Hati dan Sikap yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga postingan diatas dapat bermanfaat bagi kita. (Baca juga artikel lain pada : UNBK Matematika SMP)

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *