Ternyata Setia itu Mahal

Ternyata Setia itu Mahal

Ternyata Setia itu Mahal

      Pada suatu hari terjadi perkenalan antara Kepala Divisi (selanjutnya kami singkat KD) pada suatu perusahaan dengan seorang gadis cantik (GC) di sebuah kantin komplek perkantoran. Dalam pertemuan tersebut akhirnya mereka bertukar nomor HP. (baca juga : Murid Mengendarai Sepeda dan Guru)

Keesokan harinyanya si gadis mulai kirim chat via WhatsApp

GC: “Mas hebat ya. Punya kedudukan sebagai Kepala Divisi, sukses pula.”

KD: “Terima kasih atas sanjungannya ya Dik.

Hari berikutnya GC menelpon KD

GC: “Hallo Mas, Apa kabar?”

KD: “Baik, Dik.”

Hari berikutnya lagi GC mulai berani merayu KD melalui telepon

GC: “Hallo Mas, Kapan ya Mas, kita makan bareng lagi ?

KD: “Oke Dik, kapan aja boleh.”

      Setelah itu mereka masih sering berhubungan baik melalui Chat WhatsApp maupun telepon, sesekali juga mereka janjian pergi makan siang bersama. Hari-hari berlalu, tiada hari tanpa kontak antara mereka berdua.

      Sampai pada suatu hari, si gadis mengirim pesan Chat yang isinya adalah: ”Mas.. Sebenarnya aku mencintaimu:*, aku tahu kamu sudah punya keluarga, tapi aku tidak bisa jauh darimu, aku rela dan mau menerima kondisi sebagai isteri kedua, aku siap mas.. dan maaf aku mengganggu perasaanmu..:*

      Dengan berat hati tapi tegas KD menjawab: “Dik, aku mengerti dan paham maksudmu, aku juga mengerti perasaanmu …., tapi dengan berat hati aku harus jawab “ TIDAK ! ! “

      Aku tau kamu memang cantik, dan aku yakin semua lelaki pasti akan mengatakan tubuh dan parasmu memang elok dan cantik.

      Tapi.. tahukah kamu kenapa aku bisa tampil baik dan sukses usahaku seperti ini?…, Itu semua karena dorongan dan semangat dari istriku….

      Sungguh sangat berdosa kalau aku harus berselingkuh dengan seseorang yang hanya mengagumiku setelah aku berhasil, karena tahu kalau aku sekarang udah sukses… itu berarti juga kamu menyukai aku tidak dengan ikhlas, kamu hanya melihat tampilanku semata… padahal ada orang – kesayangan di rumahku yang telah bersusah payah mendorong aku agar selalu tampil sebaik mungkin, dia adalah isteriku tercinta, kalau kamu menyukai aku sekarang ini , itu artinya kamu tinggal memetik hasilnya, dan cara ini tidak pernah abadi.

      Tahukah kamu bahwa aku memulai ini semua dari nol dan isteriku yang selalu mendampingiku dikala susah, terpuruk dan sukses seperti ini.

      Tahukah kamu bahwa isteriku yang selalu mendo’akan kesuksesanku hingga aku bisa menjadi seperti ini.

      Kamu memang cantik dan isteriku tak secantik kamu, tapi tahukah kamu bahwa hati isteriku jauh lebih cantik…Terima kasih, walau bagaimanapun kau telah mengagumiku.

      Itulah postingan kami tentang Ternyata Setia itu Mahal yang dapat kami share pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga kita dapat memetik hikmah dibalik kisaah diatas. (baca juga artikel lain pada : Tatap Masa Depan dengan Harapan)

3 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[smartslider3 slider=2]