"> Teknik Start Jongkok Lari Jarak Pendek - Berbagi itu Indah

Teknik Start Jongkok Lari Jarak Pendek

Teknik Start Jongkok Lari Jarak Pendek

Teknik Start Jongkok Lari Jarak Pendek

Teknik Start Jongkok Lari Jarak Pendek

       Sebagaimana telah kita ketahui bahwa Lari adalah salah satu cabang olahraga tertua di dunia. Sebelum menjadi sebuah cabang olahraga, lari sudah dikenal oleh peradaban-peradaban manusia sejak zaman kuno.

       Ada beberapa macam nomor lari yang dipertandingkan ataupun permainan cabang lari.baik itu lari jarak pendek, menengah, jauh dan lari sambung. (Baca juga : Peraturan Dalam Permainan Sepak Takraw)

       Lari jarak pendek adalah semua perlombaan lari dimana peserta berlari dengan kecepatan penuh / maksimal sepanjang jarak yang harus ditempuh atau sampai jarak yang telah ditentukan. Pelarinya bisa juga disebut dengan Sprinter. Lari cepat meliputi jarak: 100 m, 200 m, 400m. Kelangsungan gerak pada sprint secara teknik sama, kalau ada perbedaan hanyalah terletak pada penghematan penggunaan tenaga karena perbedaan jarak yang harus ditempuh. Makin jauh jarak yang harus ditempuh makin membutuhkan daya tahan yang besar, sehingga ada yang dinamakan “edurance”.

       Seseorang yang ingin menjadi sprinter handal, maka tentu saja ia harus memahami berbagai teknik ketika start , gerakan lari, dan memasuki garis finish, karena dengan memahami teknik itulah, maka ia bisa menjadi sprinter yang handal. Untuk itulah pada kesempatan kali ini kami akan berbagi materi tentang ketika start yang mana start dalam lari jarak pendek ada 3 jenis yaitu start berdiri, start melayang dan start jongkok. Dalam hal ini focus kita adalah tentang Teknik Start Jongkok Lari Jarak Pendek atau Sprint.

Cara melakukan start jongkok adalah sebagai berikut:

  • Posisi berjongkok dengan kedua kaki bertumpu pada sandaran blok start, lutut kaki belakang berada sejajr dengan ujung kaki depan.
  • Kedua lengan lurus sejajr dengan bahu, dan jari-jari tangnan diletakkan dibelakang garis start.
  • Berat badan bertumpu di kedua tangan, sehingga sikap seimbang dapat dipertahankan sampai ada aba-aba.

Start jongkok yang digunakan oleh pelari jarak pendek, dapat dibedakan menjadi 3, yaitu:

  • Start jongkok pendek (bunch start): jarak kaki saat jongkok 14-28 meter
  • Start jongkok menengah (medium start): jarak kaki saat jongkok 35-42 meter
  • Start jongkok panjang (long start): jarak kaki saat jongkok 50-70 meter

Aba – aba start pada perlombaan lari jarak pendek adalah sebagai berikut:

Aba-aba “Bersedia”

       Teknik awal yang harus diketahui mengenai start jongkok lari jarak pendek adalah aba-aba. Ketika pelari mendengar wasit mengucapkan atau mengatakan “bersedia”, maka yang harus dilakukan oleh pelari tersebut adalah sebagai berikut :

  • Pelari menuju tempat start didepan blok start dengan melangkahkan mundur seperti merangkak.
  • Meletakkan kaki pada blok start.
  • Disusul kaki belakang, kedua ujung kaki tetap menyentuh tanah, jari-jari tangan tepat di belakang garis start. Kedua lengan tetap dalam posisi lurus dengan sidikit melebar dari bahu.
  • Bahu sedikit condong ke depan berat badan berada di tengah-tengah sehinggabadan dalam posisi seimbang.
  • Punggung diangkat sedikit agak rata, otot leher dan rahang rileks.
  • Kepala bagian belakang segaris dengan punggung. (Baca juga artikel lain pada : Soal Pilihan Ganda tentang Lempar Lembing)
  • pandangan ke bawah atau ke depan sekitar 1-2 meter dengan garis start dan konsentarsi dengan aba-aba selanjutnya.

Perhatikan!!! Pada aba-aba bersedia pelari maju menuju garis start untuk menempatkan kaki tumpu pada balok start, kaki yang kuat diletakan di depan. Letakkan tangan tepat di belakang garis start.

Hal-hal yang penting dalam sikap start:

  1. Letak tangan lebih lebar sedikit dari bahu, jari-jari dan ibu jari membentuk huruf V terbalik, bahu condong ke depan/sedikit di depan tangan, lengan lurus.
  2. Kepala sedemikian rupa sehingga leher tidak tegang, mata memandang ke lintasan kira-kira 2m atau pandangan di antara kedua lengan menghadap garis star.
  3. Tubuh rileks/ tidak kaku
  4. Pikiran dipusatkan pada aba-aba berikutnya.
  5. Jarak letak kaki terhadap garis star tergantung dari bentuk sikap yang dipegunakan:
            a.  Bunch Start/Start Jongkok Jarak Pendek

Letak kaki belakang terpisah kira-kira 25 – 30 cm. ujung kaki belakang ditempatkan segaris dengan tumit kaki muka bila dalam sikap berdiri. Jarak kaki dari garis star kira-kira: kaki depan 45 cm, kaki belakang 70 cm, tergantung dari panjang tungkai.

              b,  Medium start/start jongkok jarak menengah

Pada waktu sikap berlutut, letak lutut kaki belakang di samping ujung kaki depan, jarak kaki dari garis start kira-kira kaki depan 37 cm, kaki belakang 85 cm, tergantung dari panjang tungkai.

                c.  Longated start/start jongkok jarak jauh

Pada waktu sikap lutut, letak lutut kaki belakang di samping bagian belakang dari tumit kaki depan, jarak kaki dai agis star kira-kira: kaki depan 32 cm, kaki belakang 100 cm, tergantung dari panjang tungkai masing-masing pelari.

Aba-aba “Siap”

  • Angkat pinggul kearah atas hingga sidikit lebih tinggi dari bahu, jadi garis punggung menurun kedepan.
  • Berat badan lebih kedepan.
  • Jaga keseimbngan sampai aba-aba berikutnya bunyi pistol.
  • Kepala rendah, leher tetap rileks (santai aja!), pandangan ke arah garis star di antara bawah tangan.
  • Lengan tetap lurus/ siku jangan bengkok. Pada waktu mengangkat pinggul disertai dengan mengambil nafas dalam-dalam.
  • Yang paling penting konsentrasi penuh pada bunyi pistol / bunyi sempritan atau bunyi lainya yang disepakati bersama. (Baca juga artikel lain pada : Ayah Pahlawan Keluarga)

Aba aba “Ya”

  • Tolakkan kaki pada blok start, Ayunkan lengan kiri ke depan dan lengan kanan ke belakang kuat-kuat (gerakan lengan harus harmonis dengan gerak kaki).
  • Kaki kiri menolak kuat-kuat sampai terkadang lurus. kaki kanan melangkah secepat mungkin, serendah mungkin mencapai tanah pada langkah pertama.
  • Berat badan harus meluncur lurus kedepan, dari sikap jongkok berubah kesikap lari, berat badan harus naik sedikit demi sedikit tidak langsung tegak, hindarkan gerakan ke samping.
  • Langkah lari makin lama makin menjadi lebar, enam sampai sembilan langkah pertama merupakan langkah peralihan. Bernafas seperti biasa, menahan nafas berarti menegakkan badan.

       Suatu hal yang perlu mendapat perhatian sebelum melakukan star ialah pemanasan dengan sebaik-baiknya, merangsang persendian dan meregang otot-otot ditambah dengan gerakan lari cepat. Hal itu dilakukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya cidera otot.

       Itulah informasi tentang Teknik Start Jongkok Lari Jarak Pendek atau Sprint yang bisa kami sampaikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga postingan tentang Teknik Start Jongkok Lari Jarak Pendek diatas dapat bermanfaat bagi siapapun yang ingin mempelajari dan memahami tentang Teknik Start Jongkok Lari Jarak Pendek atau Sprint. (Baca juga artikel lain pada : Function of Present Continuous Tense)

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *