"> Teknik Cara Pembuatan Patung - Berbagi itu Indah

Teknik Cara Pembuatan Patung

Teknik Cara Pembuatan Patung

Teknik Cara Pembuatan Patung

Teknik Cara Pembuatan Patung

 Patung adalah benda tiga dimensi karya manusia yang diciptakan untuk tujuan tertentu. Untuk menghasilkan karya yang indah maka Teknik Cara Pembuatan Patung dibuat dengan teknik yang cukup rumit dan memerlukan teknik bagi pembuatnya. Sang pematung perlu untuk terlebih dahulu membuat model patung dalam ukuran yang lebih kecil dengan bahan tanah liat atau bahan lainnya sebagai referensi  serta membuat perhitungan yang cermat berkenan dengan bahan dan alat yang diperlukan, jadwal pekerjaan,  tenaga kerja, serta pembiayaan. Jelaslah, jenis karya seni rupa yang akan diciptakan sangat menentukan bagaimana proses perwujudan karya tersebut. (Baca juga artikel lain pada : Alat dan Bahan Untuk Membuat Patung)

Berdasarkan bahan yang dipergunakan untuk membuat patung, maka teknik pembuatan patung menurut Humar Sahman (1993 : 80) dapat dibedakan menjadi lima cara, yaitu :

1.  Memahat (Carving)

 Teknik carving atau memahat ini pada dasarnya merupakan proses mengurangi bagian-bagian yang tidak diperlukan. Proses carving berawal dari bungkahan batu, kayu atau benda padat yang dapat dipahat, akan dibuang bagian- bagiannya yang tidak esensial sehingga gagasan yang ada sebelumnya bisa dibebaskan dari bungkahan itu (Sahman, 1992:85). Menurut Sukaryono (1994:33) teknik pahatan yaitu membuang bagian demi bagian, sedikit demi sedikit dengan cara memahat dan ditinggalkan bagian bentuk yang diinginkan. Bahan yang digunakan dalam teknik ini antara lain : batu, cadas, marmer, kayu, dan lain-lain.

Memahat (carving) dalam karya seni patung yaitu mengurangi sedikit demi sedikit bagian yang tidak diinginkan hingga menjadi bentuk patung yang diinginkan sesuai ide atau gagasan awalnya. Carving merupakan proses yang  sulit, karena itu memerlukan adanya penguasaan teknik khusus dan gagasan atau konsepsi yang cukup matang.

2. Membentuk (Modeling)

 Modeling atau membentuk adalah teknik membuat karya dengan memanfaatkan bahan plastis, seperti tanah liat dan plastisin. Sahman (1992:85), mengatakan bahwa modeling yaitu membentuk dengan menambahkan sedikit, sehingga menjadi bentuk seperti yang dikehendaki. Bahan yang dipergunakan adalah bahan yang mempunyai sifat elastis, jadi bentuk yang dikehendaki diperoleh dengan cara menambahkan bahan baru pada bentuk yang sedang dalam proses menuju tahap penyelesaian. (Baca juga artikel lain pada : Suara Merdu Adzan Dhuhur di Masjidil Haram)

Menurut Sukaryono (1994:33) modeling yaitu dengan jalan menempelkan bahannya sedikit demi sedikit sehingga menjadi bentuk seperti yang diinginkan. Bahan yang digunakan dalam teknik ini antara lain: tanah liat, semen, gips, bubur kertas, lilin. Dalam karya seni patung bahan plastis seperti itu memungkinkan pematungnya menggunakan proses aditif dan subtraktif yaitu bentuk yang dikehendaki diperoleh dengan cara menambah atau mengurangi bahan yang sedang dalam proses pembentukan.

3. Menuang (Casting)

Casting artinya mencetak, yaitu mencetak adonan yang besifat cair dengan menggunakan cetakan untuk menghasilkan bentuk yang diinginkan (Sahman, 1992:86). Casting atau cor merupakan teknik cor atau tuang, bahan yang digunakan adalah bahan yang bias dicairkan seperti semen, gipsum, logam, fiber glass dan lain sebagainya. 

Pembuatan patung ini sebelumnya harus menyiapkan cetakan terlebih dahulu seperti dari bahan gips atau sejenisnya, sehingga menjadi sebuah cetakan yang terdiri dari beberapa bagian dan ketika ingin mencetak maka tinggal menyatukan beberapa bagian tadi sesuai bentuk cetakan. (Baca juga artikel lain pada : Soal Seni Rupa 2 dan 3 Dimensi)

4. Merangkai (Assembling)

 Assembling atau merangkai yaitu pembentukan dengan cara merangkai dari berbagai macam bahan (Sahman, 1992:86). Bahan-bahan yang digunakan dalam merangkai antara lain adalah kain bekas, logam, karet, kulit, kaca, plastik, kayu dan lain-lain.

5. Menyusun (Constructing)

 Teknik constructing atau konstruksi mempunyai kecenderungan pada karya arsitektural atau seni bangunan. Constructing yaitu menyusun atau merakit komponen dari logam atau besi dengan menggunakan alat las sebagai penyambung (Sukaryono, 1994:33). Pengertian lain constructing menurut Sahman (1992:86) adalah membentuk dengan jalan menyusun, menggabungkan, merangkaikan sehingga memperoleh bentuk yang direncanakan dengan media perekat yang sesuai. Alat yang digunakan antara lain; mesin las, palu, lem dan lain-lain. Biasanya teknik ini digunakan untuk mencipta patung dengan menyusun bahan sejenis.

Itulah postingan kami tentang Teknik Cara Pembuatan Patung yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga postingan kami tentang Teknik Cara Pembuatan Patung diatas dapat menambah wawasan kita, khususnya tentang Teknik Cara Pembuatan Patung. (Baca juga artikel lain pada : Dia yang Memberi Semangat dalam Hidupku)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *