Perkembangan Sistem Pemerintahan Indonesia

Perkembangan Sistem Pemerintahan Indonesia

Perkembangan Sistem Pemerintahan Indonesia

        Sebelum kita membahas tentang Perkembangan Sistem Pemerintahan Indonesia, alangkah baiknya kita membahas dulu tentang pengertian sistem pemerintahan. (baca juga : Pidato Pembakar Semangat dari Presiden Soekarno)

Istilah kata sistem pemerintahan merupakan gabungan dari dua kata sistem dan pemerintahan.

Kata sistem merupakan terjemahan dari kata “system” (bahasa Inggris) yang berarti tatanan, cara, jaringan, atau susunan.

Sedangkan Pemerintahan berasal dari kata pemerintah, dan yang berasal dari kata dasar perintah. Menurut Kamus Bahasa Indonesia, kata-kata itu berarti:

  1. Perintah adalah perkataan yang bermakna menyuruh melakukan sesuatau.
  2. Pemerintah adalah kekuasaan yang memerintah suatu wilayah, daerah, atau, Negara.
  3. Pemerintahan adalaha perbuatan, cara, hal, urusan dalam memerintah.

        Maka dalam arti yang luas, pemerintahan adalah perbuatan memerintah yang dilakukan oleh badan-badan legislatif, eksekutif, dan yudikatif di suatu Negara dalam rangka mencapai tujuan penyelenggaraan negara.

        Dalam arti yang sempit, pemerintahan adalah perbuatan memerintah yang dilakukan oleh badan eksekutif beserta jajarannya dalam rangka mencapai tujuan penyelenggaraan negara.

        Dari pengertian dua kata yaitu sistem dan pemerintahan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa Sistem pemerintahan diartikan sebagai suatu tatanan utuh yang terdiri atas berbagai komponen pemerintahan yang bekerja saling bergantungan dan memengaruhi dalam mencapaian tujuan dan fungsi pemerintahan.

        Setelah memahami pengertian sistem pemerintahan diatas, maka sekarang marilah kita bahas tentang Perkembangan Sistem Pemerintahan Indonesia.

Perkembangan Sistem Pemerintahan Indonesia yang terjadi dari tahun 1945 (setelah Indonesia merdeka) hingga sekarang adalah sebagai berikut:

1. Sistem Pemerintahan Periode 1945 sampai dengan 1949

Lama periode pemerintahan sistem ini adalah 18 Agustus 1945 – 27 Desember 1949   

Bentuk Negara adalah Kesatuan   

Bentuk Pemerintahan Republik   

Sistem Pemerintahan berupa Presidensial   

Menggunakan Konstitusi UUD 1945

        Sistem pemerintahan awal yang digunakan oleh Indonesia adalah sistem pemerintahan presidensial. Namun, seiring datangnya sekutu dan dicetuskannya Maklumat Wakil Presiden No.X tanggal 16 November 1945, terjadi pembagian kekuasaan dalam dua badan, yaitu kekuasaan legislatif dijalankan oleh Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) dan kekuasaan-kekuasaan lainnya masih tetap dipegang oleh presiden sampai tanggal 14 November 1945. Berdasarkan Maklumat Pemerintah 14 November 1945 ini, kekuasaan eksekutif yang semula dijalankan oleh presiden beralih ke tangan menteri sebagai konsekuensi dari dibentuknya sistem pemerintahan parlementer.  Pada periode ini sistem pemerintahan masih belum stabil tentang implementasi sistem pemerintahan presidential karena keadaan suatu negara yang belum aman. 

2. Sistem Pemerintahan Periode 1949 sampai dengan 1950

Periode merintahan sistem ini berlangsung dari 27 Desember 1949  sampai dengan 15 Agustus 1950   

Bentuk Negara adalah Serikat (Federasi)   

Bentuk Pemerintahan adalah Republik   

Sistem Pemerintahan yang digunakan merupakan Parlementer Semu (Quasi Parlementer)   

Konstitusi yang dijalankan berupa Konstitusi RIS (Republik Indonesia Serikat)

       Adanya Konferensi Meja Bundar (KMB) antara Indonesia dengan delegasi Belanda menghasilkan keputusan pokok bahwa kerajaan Balanda mengakui kedaulatan Indonesia sepenuhnya tanpa syarat dan tidak dapat dicabut kembali kepada RIS selambat-lambatnya pada tanggal 30 Desember 1949. Dengan diteteapkannya konstitusi RIS, sistem pemerintahan yang digunakan adalah parlementer. Namun karena tidak seluruhnya diterapkan maka Sistem Pemerintahan saat itu disebut Parlementer semu

3. Sistem Pemerintahan Periode 1950 sampai dengan 1959

Periode pemerintahan dimulai dari 15 Agustus 1950 sampai dengan 5 Juli 1959   

Bentuk Negara : Kesatuan   

Bentuk Pemerintahan : Republik   

Sistem Pemerintahan : Parlementer   

Konstitusi : UUDS 1950

        UUDS 1950 adalah konstitusi yang berlaku di negara Republik Indonesia sejak 17 Agustus 1950 hingga dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 Pemilihan Umum 1955 berhasil memilih Konstituante secara demokratis, namun Konstituante gagal membentuk konstitusi baru hingga berlarut-larut. Pada 5 Juli 1959 pukul 17.00, Presiden Soekarno mengeluarkan dekrit yang diumumkan dalam upacara resmi di Istana Merdeka.Isi dekrit presiden 5 Juli 1959 antara lain :   

  1. Kembali berlakunya UUD 1945 dan tidak berlakunya lagi UUDS 1950
  2. Pembubaran Konstituante
  3. Pembentukan MPRS dan DPAS

Dikeluarkannya dekrit presiden ini diiringi dengan perubahan sistem pemerintahan dari parlementer ke presidensial.

4. Sistem Pemerintahan Periode 1959 sampai dengan 1966 (Orde Lama)

Lama periode pemerintahan berlangsung dari 5 Juli 1959 sampai dengan 22 Februari 1966   

Bentuk Negara adalah negara Kesatuan   

Bentuk Pemerintahan adalah Republik   

Sistem Pemerintahan : Presidensial   

Konstitusi : UUD 1945

Bertepatan dengan dikeluarkannya dekrit Presiden 1959 maka sistem pemerintahan Indonesia dikembalikan ke sistem pemerintahan presidensial.

5. Sistem Pemerintahan Periode 1966 sampai dengan 1998 (Orde Baru)

Lama periode berlangsung dari 22 Februari 1966 sampai dengan 21 Mei 1998   

Bentuk Negara adalah negara Kesatuan   

Bentuk Pemerintahan : Republik   

Sistem Pemerintahan : Presidensial   

Konstitusi : UUD 1945

6. Sistem Pemerintahan Periode 1998 sampai sekarang

Periode pemerintahan berlangsung dari 21 Mei 1998 sampai sekarang   

Bentuk Negara adalah negara Kesatuan   

Bentuk Pemerintahan : Republik   

Sistem Pemerintahan : Presidensial

        Itulah materi tentang Perkembangan Sistem Pemerintahan Indonesia yang dapat kami bagikan dalam edisi kali ini. Kami berharap semoga artikel tentang Perkembangan Sistem Pemerintahan Indonesia diatas dapat menambah wawasan kita tentang system pemerintahan di Indonesia berdasarkan perjalanannya. (Ingin belajar Mata Pelajaran lain? silahkan pelajari : Penjelasan Lengkap dan Contoh Descriptive Text Bahasa Inggris)

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *