Pengertian Desa Menurut Para Ahli

Pengertian Desa Menurut Para Ahli

Pengertian Desa Menurut Para Ahli

Pengertian Desa Menurut Para Ahli

       Penduduk Indonesia sebagian tinggal di kota dan sebagiannya lagi tinggal di desa. Lalu apa yang dimaksud dengan desa? Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka dibawah ini akan kita bahas tentang pengertian desa. Dalam hal ini pengertian desa yang dimaksud adalah pengertian desa secara umum dan menurut para ahli sebagaimana pembahasannya seperti dibawah ini. (Baca juga : Perbedaan Kabupaten dan Kota Madya)

Pengertian Desa secara Umum

       Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia sedanggkan Desa, ndeso, atau udik, menurut definisi universal, adalah sebuah aglomerasi permukiman di area perdesaan (rural).

       Di Indonesia, istilah desa adalah pembagian wilayah administratif di Indonesia di bawah kecamatan, yang dipimpin oleh Kepala Desa. Sebuah desa merupakan kumpulan dari beberapa unit pemukiman kecil yang disebut kampung {Banten, Jawa Barat} atau dusun {Yogyakarta} atau banjar (Bali) atau jorong (Sumatera Barat). Kepala Desa dapat disebut dengan nama lain misalnya Kepala Kampung atau Petinggi (Kalimantan Timur), Pambakal (Kalimantan Selatan), Hukum Tua (Sulawesi Utara).

Pengertian Desa Menurut Para Ahli

Daldjoeni (1998)

       Desa adalah permukiman manusia yang letaknya di luar kota dan penduduknya berpangupajiwa agraris. (Baca juga artikel lain pada : Ibu Pertiwi Sedih atas Perubahan Alam)

R.Bintarto. (1997)

       Desa adalah merupakan perwujudan geografis yang ditimbulkan oleh unsur-unsur fisiografis, sosial, ekonomis politik, kultural setempat dalam hubungan dan pengaruh timbal balik dengan daerah lain.

Sutarjo Kartohadikusumo (1965)

            Desa merupakan kesatuan hukum tempat tinggal suatu masyarakat yang berhak menyelenggarakan rumahtangganya sendiri merupakan pemerintahan terendah di bawah camat.

William Ogburn dan MF Nimkoff

       Desa adalah kesatuan organisasi kehidupan sosial di dalam daerah terbatas.

S.D. Misra

       Desa adalah suatu kumpulan tempat tinggal dan kumpulan daerah pertanian dengan batas-batas tertentu yang luasnya antara 50 – 1.000 are.”.

Paul H Landis

Desa adalah suatu wilayah yang jumlah penduduknya kurang dari 2.500 jiwa dengan cirri-ciri sebagai berikut :

  1. Mempunyai pergaulan hidup yang saling kenal mengenal antra ribuan jiwa
  2. Ada pertalian perasaan yang sama tentang kesukuaan terhadap kebiasaan. (Baca juga artikel lain pada : Istri Yang Dianiaya Suami)
  3. Cara berusaha (ekonomi) adalah agraris yang paling umum yang sangat dipengaruhi alam sekitar seperti iklim, keadaan alam, kekayaan alam, sedangkan pekerjaan yang bukan agraris adalah bersifat sambilan.

UU no. 22 tahun 1999

       Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dalam sistem pemerintahan Nasional dan berada di daerah Kabupaten

UU no. 5 tahun 1979

       Desa adalah suatu wilayah yang ditempati oleh sejumlah penduduk sebagai kesatuan masyarakat termasuk di dalamnya kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai organisasi pemerintahan terendah langsung dibawah Camat dan berhak menyelenggarakan rumah tangganya sendiri dalam ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

       Itulah postingan tentang Pengertian Desa Menurut Para Ahli yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga postingan kami tentang Pengertian Desa Menurut Para Ahli diatas dapat menambah wawasan kita tentang desa. (Baca juga artikel lain pada : Soal PTS IPA Kelas 8 Semester 1)

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *