Pengertian dan Susunan Tata Surya

Pengertian dan Susunan Tata Surya

Pengertian dan Susunan Tata Surya

Pengertian dan Susunan Tata Surya

       Pada waktu malam hari dalam keadaan cuaca cerah, cobalah kalian melihat kearah langit dan pandangi langit tersebut. dan apa yang kalian lihat di langit ? Ya, tentu kalian pasti melihat bintang-bintang bertaburan dan kadang-kadang kalian melihat Bulan yang terang. Bulan dan Bintang merupakan benda-benda langit. (Baca juga artikel lain pada : Jarak Planet dalam Tata Surya dengan Matahari)

       Terdapat berbagai jenis benda-benda langit yang kesemuanya melakukan pertukaran mengelilingi matahari. Dikarenakan faktor adanya gravitasi, maka benda-benda tersebut senantiasa bergerak mengeliligi matahari yang merupakan pusat dari tata surya di seluruh alam ini.

       Lalu apakah Tata Surya itu? Untuk itulah pada bagian berikut akan kita bahas tentang Pengertian dan Susunan Tata Surya.

Pengetian Tata Surya

       Tata Surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut Matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya. Objek-objek tersebut termasuk delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil/katai, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.

       Sistem tata surya tersusun menjadi beberapa bagian yaitu matahari, 4 planet luar, 4 planet dalam, sabuk asteroid (main asteroid belt), dan dibagian terluar terdapat sabuk Kuiper. Hanya enam dari delapan planet itu yang memiliki satelit alami sedangkan 2 lainnya yaitu Venus dan Merkurius tidak mempunyai satelit alami.

Susunan Tata Surya

       jika dilihat, bumi nampak layaknya bola kecil yang terus bergerak berputar mengelilingi matahari. Proses mengelilingi matahari tersebut tidak hanya dilakukan oleh bumi, namun juga berbagai planet-planet yang lainnya. Bahkan, benda-benda langit yang lainnya juga selalu mengelilingi matahari. Misalnya satelit, meteor, asteroid, dan juga komet.

       Keseluruhan dari benda-benda langit tersebut disusun menjadi sebuah kesatuan serta membuat suatu sistem pertahanan yang selalu teratur. Hal itu menjadikan antara satu planet dengan planet-planet yang lain menjadi tidak bertabrakan dan tetap rapi pada porosnya masing-masing. Itulah suatu sistem sempurna yang dikenal selama ini dengan tata surya.

Berikut ini adalah beberapa benda langit yang menjadi anggota dari tata surya.

  1. Bintang

Anggota dari tata surya yang memiliki sifat istimewa adalah bintang. Bintang disebut istimewa karena ia mampu mengeluarkan cahayanya sendiri. Sementara di tataran tata surya sudah ada banyak sekali bintang yang berhamburan yang jumlahnya bahkan tidak terhitung.

Sedangkan matahari menjadi salah satu bagian dari jenis bintang yang manfaatnya bisa dirasakan secara langsung. Ia berguna sebagai sumber cahaya serta sumber panas bagi semua planet, terkhusus bumi. Oleh tumbuhan, cahaya tersebut dimanfaat sebagai proses fotosintesis. Dan fungsi yang tidak kalah penting darinya adalah untuk menghangatkan seluruh permukaan bumi.

Dibandingkan dengan bintang-bintang yang lainnya, massa yang paling besar hanya dimiliki oleh matahari. Dikarenakan massa tersebutlah, gaya gravitasi yang ada pada matahari mampu membuat benda-benda langit bergerak serta beredar di lintasan yang tertentu. Dan alhasil matahari menjadi pusat dari seluruh tata surya.

  1. Planet

Bagian tata surya selanjutnya adalah planet. Planet mempunyai sifat yang berbeda dari bintang. Planet termasuk benda langit yang tidak mampu memancarkan cahaya sendiri. Melainkan ia harus menyerap atau memantulkan cahaya dari matahari. Dan berdasarkan dari IAU, planet merupakan suatu benda langit yang memiliki orbit mengelilingi matahari. (Baca juga artikel lain pada : Sepi Tanpa Kehadiran Ibu)

Planet yang terdapat dalam tata surya juga mempunyai massa dan juga gravitasi yang memadai  sehingga itu bisa membentuk struktur yang bulat . Selain itu juga mempunyai lintasan orbit yang sangat bersih (di dalam orbitnya tidak mempunyai benda langit).

Nama-nama planet yang terdapat di dalam tata surya di antaranya adalah Merkurius, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, Venus,  dan Neptunus. Planet tersebut ditempatkan mulai dari yang jaraknya terdekat dengan matahari hingga yang paling jauh.

Dulunya, Pluto adalah bagian dari planet di dalam tata surya, akan tetapi saat ini sudah tidak lagi disebabkan karena lintasan orbitnya yang tidak bersih dari benda langit yang lain. Dan tentunya ini bertentangan dengan ketetapan mengenai planet yang dikeluarkan oleh IAU.

Dan lantaran garis edar dari planet yang bentuknya elips, jarak antara matahari dengan planet menjadi tidak tetap alias berubah-ubah. Pada saat tertentu, berposisi di jarak paling dekat dan pada saat lain berposisi di jarak paling jauh.

  1. Satelit

Satelit merupakan bagian dari tata surya yang senantiasa mengelilingi planet. Bersamaan dengan planet yang diputar oleh matahari, satelit akan ikut mengelilingi bersamaan. Di samping itu, satelit juga akan berputar pada porosnya serta mengitari planet yang diiringinya.

Di dalam tata surya, satelit dibagi menjadi dua, pertama adalah satelit alami dan kedua adalah satelit buatan. Yang dimaksud dengan satelit alami adalah jenis satelit yang diciptakan oleh Tuhan dan bisa bergerak sendiri tanpa adanya campur tangan manusia.

Satelit Alami

Seperti yang telah diterangkan sebelum ini, satelit menjadi benda yang bergerak mengitari planet. Maka hampir seluruh planet pada tata surya mempunyai satelit yang alami. Dikecualikan Merkurius dan venus yang kebetulan tidak memiliki satelit alami.

Satelit Buatan

Berbeda dengan satelit alami, satelit buatan adalah satelit yang dibuat oleh manusia dengan tujuan untuk penelitian ataupun untuk pengamatan benda-benda langit yang terdapat di ruang angkasa. Di antara satelit yang berhasil dibuat oleh manusia adalah satelit bernama Palapa. Ia menjadi satelit komunikasi domestic Indonesia. Satelit buatan sendiri memiliki beberapa jenis beserta fungsinya masing-masing. Misalnya saja satelit cuaca yang fungsinya adalah untuk memonitoring cuaca yang terdapat pada permukaan bumi. Selanjutnya adalah satelit pencitraan sumber daya alam yang fungsinya adalah untuk memetakan bagian permukaan bumi. Ada juga satelit penelitian yang fungsinya adalah untuk meneliti orbit atau benda tertentu sesuai kebutuhan.

  1. Asteroid

Asteroid merupakan suatu benda astronomi yang memiliki bentuknya berwujud pecahan kecil lalu melakukan peredaran pada lintasan yang letaknya berada di antara orbit dari planet mars dan juga yupiter. Proses membentuk asteroid ini dilakukan secara bersamaan dengan proses membentuk planet serta susunannya.

Salah seorang ilmuwan dari Italia pada tahun 1801 telah melakukan suatu penelitian mengenai asteroid pada tata surya untuk kali pertama. Ilmuwan tersebut bernama Guiseppa Piazzi. Sementara asteroid yang ia teliti adalah Ceres. (Baca juga artikel lain pada : Sifat Setan yang Perlu Dicontoh)

  1. Komet

Komet juga biasa dikenal dengan sebutan bintang berekor. Ia termasuk bagian dari benda langit yang memiliki ukuran sangat kecil. Komet tersebut tersusun atas material yang terdiri dari berbagai partikel batuan, Kristal, gas, dan es. Biasanya, komet tampak seperti benda langit yang memantulkan cahaya dan memiliki bentuk memanjang serupa dengan ekor. Inilah yang menjadikan komet biasa dikenal dengan bintang berekor.

Komet sendiri memiliki tubuh yang terbagi atas tiga bagian, pertama adalah bagian inti, kemudian koma dan terakhir ekornya. Inti dari komet terbuat dari Kristal es dan juga gas yang telah membeku. Ini memiliki perkiraan diameter sebesar 10 km. Komet juga memiliki bagian koma yang mempunyai panjang diameter yang berkisar 100.000 km. Ukurannya memang relatif lebih besar dibandingkan dengan intinya.

Untuk ekornya merupakan bagian yang terbesar dan bisa memanjang hingga 100 juta km serta tersusun atas gas yang merupakan hasil penguapan Kristal es di bagian inti. Ekor dari komet sendiri senantiasa menghadap ke arah yang berseberangan dengan arah matahari lantaran partikelnya yang terdorong oleh radiasi matahari itu sendiri.

Sementara komet yang lintasannya paling pendek adalah jenis komet Enche. Ia memiliki panjang lintasan hingga mencapai 3,3 km. Inilah yang menyebabkan komet seringkali terletak di dekat matahari. Periode atau masa munculnya komet sendiri memang beragam. Dari beberapa komet yang ada, yang paling terkenal adalah komet Halley. Komet satu ini muncul setiap 76 tahun sekali. Dan berdasarkan data yang ada, ia muncul terakhir kali pada tahun 1956.

Sedangkan jenis komet yang mempunyai periode muncul yang paling lama merupakan komet jenis Kohoutek. Pertama kali komet ini muncul pada 1974 yang ditemukan  oleh salah seorang astronom yang bernama Lubos Kohoutek yang berasal dari Ceko. Komet ini diperkirakan tampak sebelumnya pada 150.000 an tahu sebelumnya dan muncul selanjutnya sekitar 75.000 tahun lagi.

  1. Meteor

Meteor atau meteroid merupakan salah satu benda langit yang melakukan pergerakan secara cepat serta memiliki lintasan yang tidak beraturan. Mungkin Anda sudah pernah mendengar yang namanya bintang jatuh, itulah yang disebut dengan meteor dan ini bisa dilihat oleh manusia. Sesungguhnya, saat mereka mengira melihat bintang jatuh yang sebenarnya terjadi adalah meteor yang tengah bergerak secara bebas di tataran tata surya kemudian tertarik oleh gravitasi bumi.

Ketika proses jatuhnya meteor ke permukaan bumi, ia kemudian akan bergesekan dengan yang namanya atmosfer bumi lalu memancarkan suatu cahaya. Dan dikarenakan adanya gesekan tersebut, satu meteor akan semakin naik dan lalu terbakar hingga menguap. Ketika meteor memancarkan cahaya dan terbakar, saat itulah manusia mampu menyaksikan secara langsung.

Pemandangan meteor tersebut lalu akan menghilang saat meteornya menguap, Dan umumnya, meteor yang masuk ke atmosfer bumi akan terbakar dan kemudian menguap. Akan tetapi, ada juga suatu metor yang berhasil bertahan saat bergesekan dengan atmosfer kemudian ia bisa mencapai ke wilayah permukaan bumi sebelum ia terbakar. Nah, benda inilah yang selama ini dikenal dengan meteroid.

       Itulah postingan tentang Pengertian dan Susunan Tata Surya yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga postingan kami tentang Pengertian dan Susunan Tata Surya diatas dapat menambah wawasan kita tentang Pengertian dan Susunan Tata Surya. (Baca juga artikel lain pada : Soal PAS Geografi Kelas 12 Semester 1)

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[smartslider3 slider=2]