Pengertian dan Sejarah Perkembangan Panahan

Pengertian dan Sejarah Perkembangan Panahan

Pengertian dan Sejarah Perkembangan Panahan

Pengertian dan Sejarah Perkembangan Panahan

       Seperti yang telah kita ketahui bahwa olahraga panahan adalah salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam olimpiade. Olahraga jenis ini kelihatannya sangat simple, namun ternyata memiliki teknis yang cukup rumit. Lalu apakah panahan itu? Dan bagaimana terjadinya panahan? Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka dibawah ini akan kita bahas tentang Pengertian dan Sejarah Panahan beserta perkembangannya. (Baca juga : Teknik Start Melayang Dalam Lomba Lari)

Pengertian  Panahan

       Panahan (yang dalam Bahasa Inggris disebut Archery) adalah suatu kegiatan menggunakan busur panah (Inggris = bow) untuk menembakkan atau melontarkan anak panah (Inggris = arrow)

Sejarah dan Perkembangan Panahan

       Panahan mulai dikenal sekitar 5000 tahun yang lalu, dan pada saat itu panahan digunakan sebagai alat untuk berburu dan seiring dengan berjalan nya ilmu pengetahuan panahan ini mulai digunakan untuk untuk senjata perang.

       Busur panah dan anak panah ini ditemukan pada zaman paleolithikum dan mesolithikum dan, panah ini di buat dari kayu pinus dan terdiri dari poros bertitik dan sebuah poros depan sepanjang 15 – 20 inci dengan sebuah titik batu tetapi pada saat itu tidak di temukan busur pada saat itu orang lebih memilih menggunakan pelempar tombak dari pada busur, tetapi sejauh ini busur tertua ditemukan di Holmegard Denmark dan sejak saat itu Busur menggantikan pelempar tombak sebagai alat untuk menembakan anaka panah. (Baca juga artikel lain pada : Semangat Perjuangan Pahlawan Indonesia)

       Menurut sumber lain para ahli purbakala dalam penggalian di mesir mereka menemukan tubuh seorang prajurit mesir Kuno yang menemui ajal nya karena tertembus anak panah, dan menurut mereka kejadian ini terjadi sekitar 2100 tahun sebelum masehi, dan dari beberapa sumber juga mengemukakan bahwa sekitar tahun 1600 sebelum masehi panah ini menjadi salah satu senjata utama setiap bangsa untuk berperang. Pada Saat ini pun masih ada suku yang tetap menggunakan panah sebagai alat untuk Berburu dan Berperang salah satunya suku yang tinggal di daerah hulu sungai Amazon, Suku Veda di pedalaman hutan Srilanka, Suku Irian di Irian Jaya Indonesia, dan Suku dayak.

       Seiring dengan perkembangan zaman panahan ini semakin banyak digunakan oleh semua suku dan negara untuk berburu dan berperang, akan tetapi berdasarkan catatan sejarah bahwa pada tahun 1676 Raja Charles II dari Inggris panahan ini mulai dikembangkan untuk menjadi sebuah cabang olahraga kemudian negara – negara lainpun mulai menganggap panahan ini menjadi sebuah Cabang Olahraga bukan lagi sebuah senjata untuk berperang, dan kemudian pada sekitar tahun 1844 di selenggarakan Perlombaan (Kejuaraan Nasional Panahan) yang dipelopori oleh GNAS ( Grand National Archery Society), dan kemudian disusul oleh negara Amerika pada tahun 1897 di kota Chicago. 

       Sejak saat itu olahraga panahan ini mulai berkembang ke seluruh benua eropa, asia, amerika dan australia dan kemudian Panahan ini mulai di perkenalkan di Olimpiade, nilai Olahraga panahan ini dinilai dari ketepatan seseorang dalam  menancapkan Anak panah kepada sasaran/target yang biasanya berbentuk bulat dengan degradasi warna yang berbeda pada setiap lingkaran nya, dan semakin dekat anak panah menancap pada titik tengah sasaran maka semakin besar pula nilai yang diberikan. kemudian pad tahun 1931 negara-negara eropa dan Amerika mulai membentuk federasi/perkumpulan resmi yang bernama FITA (Internationale de Tir A L’arc). (Baca juga artikel lain pada : Beauty of Kartini Beach Jepara)

       Di indonesia panahan telah dikenal sejak zaman kerajaan-kerajaan yang menduduki daratan Indonesia. Pada saat itu panahan digunakan orang untuk berburu dan berperang. Akan tetapi seiring dengan perkembangan dan mulai dikenalnya panahan ini sebagai olahraga ketepatan maka panahan ini mulai dianggap sebagai Olahraga dan mulai di bentuk Organisasi Nasional yang bernama PERPANI (Persatuan Panahan Indonesia) yang dibentuk pada tanggal 12 Juli 1953 yang di prakarsai oleh Sri Paku lam VIII dan pada tahun 1959 Indonesia mulai diterima sebagai anggota FITA.

       Sejak saat itu di indonesia mulai dikenal beberapa nomor panahan diantaranya Panahan Tradisional yaitu menembak sasaran dengan posisi badan dalam keadaan duduk, dan juga nomor internasional dan dengan alat yang berasal dari luar negeri dan dilakukan dengan gaya menembak berdiri dengan demikian Indonesia memulai babak baru dengan mengikuti kejuaraan-kejuaraan Internasional dan terbukti pada Olimpiade Atlet Indonesia berhasil meraih Medali Perak yaitu Nutfitriana Saiman, Lilies Handayani, dan Kusuma Whardani yang pada saat itu berada di bawah asuhan Atlet panahan Senior Donald  Pandiangan. ini merupakan prestasi yang membanggakan dan Mengaharumkan Negara Indonesia.

       Itulah postigan tentang Pengertian dan Sejarah Perkembangan Panahan yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga postingan tentang Pengertian dan Sejarah Perkembangan Panahan diatas dapat bermanfaat untuk menambah wawasan kita tentang olahraga panahan. (Baca juga artikel lain pada : Soal PTS IPS Kelas 8 Semester 1)

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[smartslider3 slider=2]