Pengertian dan Macam Macam Rukun Islam

Pengertian dan Macam Macam Rukun Islam

Pengertian dan Macam Macam Rukun Islam

      Seseorang yang sudah menyatakan memeluk Islam dan sebagai muslim atau muslimah wajib baginya untuk menjalankan rukun Islam. Untuk itu pada kesempatan kali ini kami ingin berbagi ilmu tentang Pengertian dan Macam Macam Rukun Islam walau kami menyadari bahwa kami sendiri sangat kurang dalam ilmu agama, namun karena menyampaikan ilmu adalah perintah yang disuruhkan oleh Rasulullah, maka kami menyampaikan hal ini.

      Ada dua hal yang kami sampaikan tentang Rukun Islam yaitu, Pengertian Rukun Islam dan macam-macam Rukun Islam.

Inilah penjelasan tentang Pengertian dan Macam Macam Rukun Islam:

Pengertian Rukun Islam

      Menurut Bahasa dan Istilah, Rukun Islam yang berasal dari bahasa arab Arkan Al-Din atau Arkan Al-Islam jika diartikan secara bahasa mempunyai arti pilar agama.

      Sedangkan menurut istilah, rukun islam berarti sesuatu yang harus dilakukan oleh seorang muslim berupa tindakan atau amalan dasar dimana ini merupakan pondasi yang menjadi ciri kita sebagai seorang Muslim, kecuali untuk rukun yang terakhir yaitu tentang menunaikan ibadah haji karena ibadah tersebut hanya untuk orang-orang yang mampu saja.

Macam-macam Rukun Islam

Pada sebuah hadist dari Abu Abdurrahman, Abdullah bin Alh Khatab r.a yang berisi bahwa Rasulullah SAW bersabda :

“Islam dibangun diatas lima perkara yaitu bersaksi bahwa tiada dzat yang disembah kecuali Allah SWT dan bahwa nabi Muhammad adalah utusanNYA, Menegakkan sholat, menunaikan puasa, zakat, dan haji.” (HR.At-turmuzi dan Muslim)

Dari Hadits tersebut diatas, maka dapat disimpulkan bahwa Rukun Islam ada lima (5) macam yaitu:

  1. Mengucapkan dua Kalimat Syahadat
  2. Mendirikan atau Mengerjakan Shalat
  3. Membayar Zakat
  4. Berpuasa Ramadhan
  5. Menunaikan Ibadah Haji

Penjelasan singkat tentang kelima Rukun Islam

1.  Mengucapkan dua kalimat syahadat

      Rukun Islam yang pertama adalah Mengucapkan dua kalimat syahadat. Kalimat syahadat dibagi menjadi dua, yaitu Syahadat Tauhid dan Syahadat Rasul. Syahadat Tauhid adalah sebuah pengakuan diri kita bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan kita yang berhak disembah. Lafadznya adalah

“Asyhadu an-Laa Ilaaha Illallah” (Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah

      Selanjutnya adalah syahadat Rasul yang berarti pengakuan kita bahwa Nabi Muhammad adalah benar utusan Allah. Syahadat Rasul tersebut berlafadz,

“Asyhadu an-na Muhammadarrasuulullah” (Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah)

      Nah, dua kalimat diatas harus benar-benar kita percayai. Dan untuk orang-orang yang baru masuk Islam maka harus membaca dua kalimat syahadat tersebut secara lengkap untuk menyatakan kesediaannya dalam memeluk agama Islam. Lafadznya secara lengkap adalah,

“Asyhadu an-Laa Ilaaha Illallah wa asyhadu an-na Muhammadarrasuulullah” (Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah”

2.  Mendirikan atau Mengerjakan Shalat

      Rukun islam yang kedua adalah mendirikan shalat. Setelah kita sudah mempercayai sepenuhnya bahwa Allah adalah Tuhan kita dan Muhammad adalah nabi dan rasul kita. Kita berkewajiban untuk menunaikan shalat sebagai salah satu kewajiban yang paling utama yang harus dikerjakan oleh seorang Muslim.

Firman Allah, yang artinya

“Dan dirikanlah shalat, tunaikannlah zakat dan ruku’lah beserrta orang-orang yanng ruku’”(QS. Al Baqarah:43)

      Ada 5 waktu shalat yang wajib untuk dikerjakan dan telah ditetapkan dalam agama Islam. Yaitu shalat Subuh, shalat Dhuhur, Shalat Ashar, Shalat Magrib, dan Shalat Isya

3.  Membayar Zakat

      Rukun islam yang ketiga adalah membayar zakat. Setelah mengucapkan dua kalimat syahadat dan mendirikan shalat adalah membayar zakat. Zakat berasal dari kata zaka yang mempunyai arti suci, berkah, tumbuh, baik, dan bersih. Dan pengertian menurut istilah, zakat mempunyai arti membayar sesuatu yang telah dihukumi wajib yaitu berupa harta benda tertentu yang sudah sesuai dengan sifat serta ukurannya kepada golongan tertentu yang berhak menerima disertai syarat tertentu pula.

      Allah sudah memerintahkan pada setiap muslim yang mempunya harta mencapai nisab untuk bisa mengeluarkan zakat hartanya pada setiap tahun. Ia berikan kepada yang memang berhak untuk menerimanya dari golongan fakir serta selain mereka yang zakat bisa diserahkan untuk mereka sebagaiman firman Allah Swt:

 “Ambillah Zakat darri sebaggian harrta mereka, dengan zakat itu kamu membersihhkan dan mensuccikan mereka”(At. taubah: 103)

4.  Berpuasa Ramadhan

      Rukun Islam yang keempat adalah Berpuasa Ramadhan, Pengertian puasa sendiri menurut syariat Islam adalah menahan diri dari makan, minum, serta segala perbuatan yang membatalkan puasa. Dan itu harus dilakukan mulai dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari.

Sebagaimana yang telah difirmankan oleh Allah SWT;

“Hai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu untuk berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS Al baqarah:183)

5.  Menunaikan Ibadah Haji bagi orang yang mampu

Rukun Islam yang kelima adalah menunaikan ibadah Haji ke tanah suci Makkah atau Baitullah. Allah SWT mewajibkan bagi setiap hambanya untuk beribadah Haji minimal sekali seumur hidupnya. Namun ibadah ini diringankan bagi setiap ummatnya yang masih belum mampu melakukan ibadah Haji karena selain perjalanannya yang jauh, biayanya juga terbilang cukup tinggi. Adapun untuk syarat-syarat Haji terdapat 5 perkara yakni Islam, Baligh, berakkal sehat, merdeka dan mampu.

Wallahu a’lam bish-shawab

      Itulah postingan kami tentang Pengertian dan Macam Macam Rukun Islam yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga postingan tentang Pengertian dan Macam Macam Rukun Islam tersebut diatas dapat bermanfaat. (Pelajari juga : Haruskah Perempuan Bicara Lebih Dulu)

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *