Pengertian dan Jenis-jenis Uang Elektronik

Pengertian dan Jenis-jenis Uang Elektronik

Pengertian dan Jenis-jenis Uang Elektronik

Pengertian dan Jenis-jenis Uang Elektronik

       Pada postingan sebelumnya kita telah membahas tentang fungsi uang sebagai alat pembayaran dan alat transaksi lainnya. Kita juga telah membahas uang digital. Maka untuk kesempatan kali ini kita akan membahas bentuk pembayaran yang lain yaitu Uang Elektronik, yang dalam hal ini yang akan kita bahas adalah Pengertian Uang Elektronik beserta jenisnya. (Baca juga : Pengertian Urbanisasi dan Faktor yang Mempengaruhinya)

Pengertian Uang Elektronik

       Uang Elektronik atau Electronic Money adalah alat pembayaran non-tunai yang nilai uangnya disimpan secara elektronik di dalam media server ataupun chip yang dapat dipindahkan untuk kepentingan transaksi pembayaran atau transfer dana.

       Uang elektronik dapat digunakan untuk transaksi pembayaran di banyak tempat dan tidak dikategorikan sebagai simpanan uang di bank.

       Berkaitan dengan uang Elektronik, Bank Indonesia menetapkan empat unsur yang harus dipenuhi oleh uang elektronik, yaitu:

  1. diterbitkan atas dasar nilai uang yang disetor terlebih dahulu kepada penerbit;
  2. nilai uang disimpan secara elektronik dalam suatu media server atau chip;
  3. digunakan sebagai alat pembayaran kepada pedagang yang bukan merupakan penerbit uang elektronik tersebut; dan
  4. nilai uang elektronik yang dikelola oleh penerbit bukan merupakan simpanan sebagaimana dimaksud dalam undang-undang yang mengatur mengenai perbankan.

Jenis-jenis Uang Elektronik

Berdasarkan pencatatan data identitas Pemegang, Uang Elektronik dapat dibedakan menjadi 2 (dua) jenis, yaitu:

  1. Uang Elektronik Terdaftar.

Data dan identitas pemilik kartu didaftarkan dan dicatat oleh penerbit uang elektronik. Fasilitas yang disediakan:

  • Registrasi data
  • Pengisian ulang
  • Pembayaran transaksi
  • Pembayaran tagihan
  • Transfer dana
  • Tarik tunai
  • Penyaluran program bantuan pemerintah
  • Saldo maksimal: Rp 5 juta
  • (Baca juga artikel lain pada : Paijo Jadi Imam Shalat Tarawih)

  1. Uang Elektronik Tidak Terdaftar

Data dan identitas pemilik kartu tidak didaftarkan ke penerbit uang elektronik.

Fasilitas yang disediakan:

  • Pengisian ulang
  • Pembayaran transaksi
  • Pembayaran tagihan
  • Saldo maksimal: Rp 5 juta

Berdasarkan jenis medianya, uang elektronik dibagi menjadi:

  1. Uang Elektronik Chip
  2. Uang Elektronik Server

Pihak-pihak yang terlibat dalam sistem pembayaran dengan uang elektronik adalah:

  1. Pemegang adalah pihak yang menggunakan Uang Elektronik.
  2. Penerbit adalah Bank atau Lembaga Selain Bank yang menerbitkan Uang Elektronik.
  3. Pedagang (merchant) adalah penjual barang dan/atau jasa yang menerima transaksi pembayaran dari Pemegang. (Baca juga artikel lain pada : Kenangan Dibalik Amnesia)
  4. Prinsipal adalah Bank atau Lembaga Selain Bank yang bertanggungjawab atas pengelolaan sistem dan/atau jaringan antar anggotanya yang berperan sebagai penerbit dan/atau acquirer, dalam transaksi Uang Elektronik yang kerja sama dengan anggotanya didasarkan atas suatu perjanjian tertulis.
  5. Acquirer adalah Bank atau Lembaga Selain Bank yang:
  • melakukan kerja sama dengan pedagang sehingga pedagang mampu memproses transaksi dari Uang Elektronik yang diterbitkan oleh pihak selain acquirer yang bersangkutan; dan
  • bertanggungjawab atas penyelesaian pembayaran kepada pedagang.

       Itulah postingan tentang Pengertian dan Jenis-jenis Uang Elektronik yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini engan harapan semoga postingan kami tentang Pengertian dan Jenis-jenis Uang Elektronik diatas dapat bermanfaat bagi kita untuk menambah wawasan kita tentang dunia digital, terutama tentang Mata Uang Elektronik. (Baca juga artikel lain pada : Soal PAS Geografi Kelas 10 Semester 1)

Lihat juga artikel lain dalam video pada :

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[smartslider3 slider=2]