Pengertian dan Jenis-jenis Limbah Organik

Pengertian dan Jenis-jenis Limbah Organik

Pengertian dan Jenis-jenis Limbah Organik

Pengertian dan Jenis-jenis Limbah Organik

       Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar istilah “Limbah Organik”. Lalu apa yang dimaksud dengan limbah organik itu? Untuk mengetahui tentang Limbah Organik, maka pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang pengertian Limbah Organik beserta jenis-jenisnya. (Baca juga : Pengertian dan Jenis-jenis Limbah)

Pengertian Limbah Organik

       Sebelum kita membahas tentang pengertian Limbah Organik, marilah kita lihat dulu pengertian dari Limbah.

Pengertian Limbah

       Sebagaimana telah disebutkan dalam postingan sebelumnya bahwa limbah adalah semua material sisa atau buangan yang berasal dari proses teknologi maupun dari proses alam dimana kehadirannya tidak bermanfaat bagi lingkungan dan tidak memiliki nilai ekonomis.

       Sehingga Limbah Organik adalah adalah limbah yg masih bisa diuraikan kembali oleh suatu Bakteri, dan jika dilihat secara umum Pengertian Limbah Organik itu sendiri berasal dari berbagai macam sisa aktivitas Manusia, Hewan, ataupun Tumbuhan. Limbah Organik atau sampah organik sendiri bisa didaur ulang menjadi berbagai macam hal, seperti misalnya kotoran hewan atau manusia yang bisa dijadikan sebagai sumber gas. (Baca juga artikel lain pada : Soal PTS Prakarya Kelas 8 Semester 1)

       Gas tersebut nantinya bisa menjadi salah satu alternatif energi gas yang bisa digunakan sebagai salah satu keperluan rumah tangga seperti memasak. Kemudian dapat pula diolah menjadi pupuk ataupun kompos yang berguna merawat tanaman agar lebih subur, malahan sudah terbukti akurat bahwa Tanaman jika diberikan Pupuk (Kompos) dari Limbah Organik seperti Kompos Kotoran Hewan maka hasilnya akan lebih bagus.

Jenis-jenis Limbah Organik

Limbah organik dibagi menjadi dua jenis atau macam, yakni:

  1. Limbah Organik Basah

       Limbah organik basah merupakan sampah yang didalamnya terdapat kandungan air sangat tinggi. Contoh dari limbah organik basah yang dapat digunakan sebagai karya kerajinan antara lan kulit jagung, kulit bawang, kulit buah, biji-bijian, daun-daunan, jerami dan lain-lain. (Baca juga artikel lain pada : Learn From The Struggle of Hero)

       Pengelolaan limbah organik basah dapat dilakukan dengan cara mengeringkan dengan bantuan sinar matahari sampai kadar airnya menjadi habis. Kemudian limbah yang telah kering bisa dijadikan berbagai produk kerajinan.

  1. Limbah Organik Kering

       Limbah organik kering merupakan sampah yang mempunyai kandungan air cukup rendah. Contoh limbah kering antara lain kertas, kardus, kerang, tempurug kelapa, sisik ikan, kayu, kulit telur, serbuk gergaji dan lain sebagainya. Limbah organik kering bisa didaur ulang menjadi beberapa jenis kerajinan.

       Itulah postingan materi prakarya tentang Pengertian dan Jenis-jenis Limbah Organik yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga postingan kami tentang Pengertian dan Jenis-jenis Limbah Organik diatas dapat bermanfaat bagi kita untuk manambah wawasan kita tentang limbah organik. (Baca juga artikel lain pada : Asking and Response for the Date)

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[smartslider3 slider=2]