Pengertian dan Contoh Majas Sarkasme

Pengertian dan Contoh Majas Sarkasme

Pengertian dan Contoh Majas Sarkasme

Pengertian dan Contoh Majas Sarkasme

       Sebagaimana pada postingan terdahulu kita telah membahas tentang jenis – jenis atau macam – macam majas, maka pada postingan kali ini kita akan membahas salah satu jenis majas dalam Bahasa Indonesia yaitu tentang Majas Sarkasme, dalam hal ini yang akan kita bahas adalah tentang pengertian Majas Sarkasme beserta contohnya. (Baca juga : Pengertian dan Contoh Majas Repetisi)

Pengertian Majas Sarkasme

       Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sarkasme adalah penggunaan kata-kata pedas untuk menyakiti hati orang lain; cemoohan atau ejekan kasar.

       Majas sarkasme adalah majas/gaya bahasa yang digunakan untuk menyinggung dan menyindir seseorang atau sesuatu secara langsung (tanpa menggunakan kiasan maupun kata sebaliknya yang berlawanan dengan maksud yang ingin disampaikan).

       Kata-kata yang digunakan dalam majas sarkasme dapat berupa kata hinaan yang mengungkapkan rasa marah/kesal dengan menggunakan kata-kata yang kasar. Majas sarkasme ini merupakan majas dengan sindiran paling kasar diantara dua jenis majas sindiran lainnya.

Contoh Majas Sarkasme :

  1. Ya ampun, bisamu apa sih? Disuruh mengerjakan hal sepele seperti ini saja kau tidak bisa, dasar otak udang.
  2. Apa kau tidak punya telinga? Aku sudah memanggilmu dari tadi kenapa kau tidak datang juga, cepat kesini, apa harus aku seret agar mau kesini?
  3. Cita-citamu itu hanyalah mimpi belaka, karena yang kau bisa adalah hal itu saja. Lalu harta dan keahlian pun kau tidak punya, bagaimana kau mewujudkan mimpimu?
  4. Melihat mukamu saja aku sudah jijik
  5. Mengerakan soal seperti ini saja tidak bisa, dasar bahlul
  6. Melihatmu seperti kotoran anjing. (Baca juga artikel lain pada : Doa untuk Guru Pahlawan Pendidikan)
  7. Kau memang pantas jadi sampah jalanan
  8. Diam ! Sakit telingaku mendengar ocehanmu
  9. Dasar muka badak, sudah di sindir masih juga pura- pura tidak mengerti
  10. Mulutmu harimaumu !
  11. Aku tidak sudi kalau tinggal di rumahmu yang lebih mirip kandang domba itu
  12. Anda makan sangat rakus, selera makan saya hadi hilang.
  13. Dasar Bodoh! kerja beginian saja kau tak becus!
  14. Kau lelaki kere! menyesal aku pernah mengenalmu!
  15. Sepertinya kau perlu berkaca untuk melihat mukamu yang menjijikkan itu!
  16. Dasar pemalas! Pantas saja setiap hari ibumu marah-marah, tak ada satupun pekerjaan rumah yang kau bisa kerjakan. Yang kau tau hanyalah bermain dan menonton televisi.
  17. Dasar otak udang, disuruh melakukan pekerjaan yang sangat mudah seperti ini saja kau tidak bisa. Lalu apa yang kau bisa?
  18. Cepat kesini, dari tadi kupanggil masih saja kau asyik bermain disitu. Apa kau tak punya telinga? Apa perlu ku seret kau kesini?
  19. Biarkan saja dia bermimpi, karena hanya itu saja yang ia bisa. Harta dan keahlian saja ia tak punya, bagaimana ia akan mewujudkan mimpinya.
  20. Untuk apa kau letakkan tangga ini disini. Bukannya membantu pekerjaan kita, justru tangga ini membuat tempat ini semakin sempit. Campakkan saja tangga ini kesana!
  21. Aku tak peduli dengan airmatanya bahkan jika dia menangis darah sekalipun. Aku tak akan tertipu lagi dengan airmata buayanya. (Baca juga artikel lain pada : Simple Tips to Improve Writing Skill)
  22. Dasar anak tak tau diri! Dari kecil kau kami rawat dan kami kasih makan, sekarang setelah dewasa dan sukses di rantau malah tak kau anggap lagi kami ini sebagai orang tuamu. Apa ini balasanmu pada orang tua yang telah melahirkan dan membesarkanmu?
  23. Untuk apa kau datang kemari? Kami sudah tak membutuhkan orang tak bisa apa-apa dan tak berguna sepertimu.
  24. Kalau kau sudah tak sanggup untuk berjalan, tak usah kau paksakan. Sudahlah, terima saja kenyataan hidupmu itu bahwa kini kau sudah cacat.
  25. Jangan pernah kau undang dia kerumahmu ketika ada aku. Aku tak sudi bertemu dan kenal dengan temanmu yang gembel dan kampungan itu.
  26. Kenapa masih saja kau melewati jalan ini, apa kau tak bisa melihat pemberitahuan di ujung gang sana yang mengatakan jalan ini sedang diperbaiki. Dimana letaknya matamu?
  27. Dasar wanita jalang, berani-beraninya kau merebut suami orang.
  28. Apa aku tidak bisa membaca? Jelas-jelas bahwa dipintu itu ada tulisan dilarang merokok, tetapi kau tetap merokok.
  29. Orang miskin sepertimu tidak akan bisa membeli makanan di restoran bintang lima ini.
  30. Dasar biadab, kamu meledakkan sebuah bom didalam klub malam itu, sehingga banyak orang yang mati sia-sia.
  31. Kapan kau akan merubah sikap cerobohmu itu, sikap itu bisa membuat orang lain dalam masalah jika tidak mengubahnya.

       Itulah postingan pelajaran Bahasa Indonesia pada Materi Majas (Gaya Bahasa) tentang Pengertian Majas Sarkasme beserta contohnya yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga postingan materi tentang Pengertian Majas Sarkasme beserta contohnya diatas dapat bermanfaat untuk menambah wawasan kita tentang Majas atau gaya Bahasa. (Baca juga artikel lain pada : Soal Auxiliary Modal)

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[smartslider3 slider=2]