Pengertian dan Contoh Majas Paralelisme

Pengertian dan Contoh Majas Paralelisme

Pengertian dan Contoh Majas Paralelisme

Pengertian dan Contoh Majas Paralelisme

       Sebagaimana pada postingan terdahulu kita telah membahas tentang jenis – jenis atau macam – macam majas, maka pada postingan kali ini kita akan membahas salah satu jenis majas dalam Bahasa Indonesia yaitu tentang Majas Paralelisme, dalam hal ini yang akan kita bahas adalah pengertian Majas Paralelisme beserta contohnya. (Baca juga : Pengertian dan Contoh Majas Pleonasme)

Pengertian Majas Paralelisme

       Berdasarkan sisi bahasa, paralelisme berasal dari kata dalam bahasa Inggris yaitu “paralelizm” yang berarti “sejajar”, maka majas paralelisme merupakan majas yang digunakan untuk mengungkapkan kesejararan sesuatu dengan seseuatu yang lainnya.

       Majas ini masih tergolong ke dalam jenis majas pertautan yang artinya masih adanya kaitan makna di dalamnya. Biasanya majas ini banyak digunakan dalam membuat puisi. Majas ini digunakan untuk menunjukkan adanya kesejajaran antara yang satu dengan yang lainnya yang diutarakan oleh penutur. 

       Kalimat yang menggunakan majas pararelisme dibuat juga untuk mengungkapkan isi hati seseorang serta untuk majas ini digunakan untuk memudahkan penutur dalam mengungkapkan perasaannya. Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh kalimat majas paralelisme berikut ini.

Contoh majas Paralelisme dalam Puisi :

Oh Ayah

Ayahku yang ku sayangi

Ayahku yang ku homati

Ayahku yang ku cintai

Ayahku yang ku rindukan

Apa kabarmu Ayah?

Apakah tubuhmu tetap sehat?

Bagaimana kondisi punggungmu yang selalu nyeri?

Bagaimana kondisi kedua daun telingamu tidak lagi bisa mendengar dengan jelas?

Oh Ayahku…

(Baca juga artikel lain pada : Rindu Belaian Kasih Ayah)

Contoh majas Paralelisme dalam kalimat :

  1. Kita harus senantiasa bersyukur baik dalam kesusahan dan kesenangan.
  2. Miskin ataupun kaya, memiliki kedudukan yang sama dimata hukum. Namun nyatanya hukum senantiasa berpihak pada otoritas kalangan atas.
  3. Kaum wanita memiliki kedudukan yang sama dengan kaum pria dalam berkreasi
  4. Wanita berkulit hitam maupun wanita berkulit putih, keduanya sama cantiknya. Karena cantik bukan diihat dari warna kulit.
  5. Baik produsen atau konsumen ataupun pengurai memiliki peranan yang penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem
  6. Tak ada bedanya antara siang dan malam aku selalu memikirkanmu.
  7. Seseorang yang berhati baik akan menjadi jodoh untuk orang yang baik pula.
  8. Usia bukanlah acuan untuk kematian. Ajal bisa menjemput orang yang tua maupun orang yang masih muda.
  9. Kau mau duduk disebelah kanan ataupun kiriku, tetap saja, kau menghalangi pandanganku.
  10. Di musim kemarau ini, baik di dalam rumah ataupun di luar rumah, panasnya udara tetap menyengat kulit.
  11. Hadiah yang kami terima sebagai bonus akhir tahun itu, baik yang berukuran besar atau kecil, nilainya sama.
  12. Ia memang pantas dijuluki si kutu buku, baik buku tebal ataupun tipis, semua dilahapnya.
  13. Cepat atau lambat, ia tetap harus menyelesaikan tugas skripsinya.
  14. Baik dan buruknya kelakukan seorang anak, orangtua tetap menyayanginya.
  15. Tak terpengaruh besar atau kecil penghasilanmu, seharusnya kau memiliki tabungan.
  16. Tak peduli susah atau mudah, menghadapi ujian nasional ini kita harus siap.
  17. Seluruh kalangan masyarakat pasti ingin memupunyai sebuah negara yang sejahtera, adil, dan aman serta.
  18. Produsen dan konsumen memiliki suatu hubungan ketergantungan satu sama lain demi untuk memenuhi kebutuhannya mereka sehari-hari.
  19. Semua karyawan dalam perusahaan itu mendapatkan jumlah gaji dengan nilai yang sama meski sudah lama atau baru bekerja disana.
  20. Sebuah produk kopi tersebut bisa dinikmati dalam keadaan dingin atau panas.
  21. Ketika berfikir kritis atau memberikan suatu keputusan dalam sebuah kondisi, kaum wanita dan kaum pria memiliki suatu kedudukan yang sama.
  22. Menjunjung tinggi bangsa Indonesia dan menjaga serta melestarikan warisan nenek moyang adalah salah satu kewajiban pemerintan dan kewajiban warga negara.
  23. Tak peduli jauh atau dekat bagiku sama aja asalkan kita tetap berkomunikasi.
  24. Asal tetap bersama, aku tidak peduli saat susah dan senang.
  25. Ayah dan ibu sama pentingnya dalam hidupku.
  26. Kau adalah rembulan dalam malam gelapku.
  27. (Baca juga artikel lain pada : Semua tentang Cinta kejujuran dan Keberhasilan)
  28. Kita adalah malam dan gelap tak terpisahkan.
  29. Pria kulit putih maupun kulit hitam, aku tak peduli. Aku hanya ingin denganmu saja.
  30. Ada uang maupun tak ada uang aku tetap merasa bahagia.
  31. Tindakan baik adalah cerminan pribadi yang baik juga.
  32. Pina sangat pantas dijuluki si kutu buku, baik buku tebal maupun tipis, semua dimakannya.
  33. Cepat atau lambat, ia tetap harus menyelesaikan tugas skripsinya.
  34. Baik dan buruknya kelakukan seorang anak, orangtua tetap menyayanginya.
  35. Aku tak terpengaruh besar atau kecil penghasilanmu setiap bulan, aku tetap tak menginginkanmu dihatiku.
  36. Tak peduli susah atau mudah, menghadapi ujian nasional ini kita harus siap.

       Itulah postingan pelajaran Bahasa Indonesia pada Materi Majas (Gaya Bahasa) tentang Pengertian dan Contoh Majas Paralelisme yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga postingan materi tentang Pengertian dan Contoh Majas Paralelisme diatas dapat bermanfaat untuk menambah wawasan kita tentang Majas atau gaya Bahasa. (Baca juga artikel lain pada : Soal PTS Matematika Kelas 7 Semester 1)

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[smartslider3 slider=2]