Pengertian dan Contoh Majas Anafora

Pengertian dan Contoh Majas Anafora

Pengertian dan Contoh Majas Anafora

Pengertian dan Contoh Majas Anafora

       Sebagaimana pada postingan terdahulu kita telah membahas tentang jenis – jenis atau macam – macam majas, maka pada postingan kali ini kita akan membahas salah satu jenis majas dalam Bahasa Indonesia yaitu tentang Majas Anafora, dalam hal ini yang akan kita bahas adalah pengertian Majas Anafora beserta contohnya. (Baca juga : Pengertian dan Contoh Majas Epifora)  

Pengertian Majas Anafora

Dari segi Bahasa, Kata anafora berasal dari bahasa Yunani Kuno yaitu anaphore yang berarti “pengulangan tempat”.

Dari segi istilah, kata anafora didefinisikan sebagai salah satu gaya bahasa yang dicirikan oleh pengulangan kata-kata pertama dari sebuah baris kalimat.

Keraf mendefisinikan anafora sebagai repetisi yang berbentuk pengulangan kata pertama pada tiap baris atau kalimat berikutnya.

Sedangkan Ratna, mendefinisikan Anafora sebagai kata atau kelompok kata yang diulang pada baris berikutnya.

Jadi, anafora adalah perulangan kata pertama yang sama pada kalimat berikutnya. Umumnya, majas ini ditemukan penggunaannya dalam puisi. (Baca juga artikel lain pada : Jalan Terjal Mengarungi Kehidupan)

Contoh majas epifora dalam kalimat :

  1. Memberi tidak harus kaya, memberi tidak harus berada, memberi dengan hati, bukan memberi karena paksaan.
  2. Cintamu adalah anugerah, cintamu adalah petaka, cintamu adalah dua sisi koin. Cintailah cintamu. Cinta yang membesarkan, bukan cinta yang menghancurkan.
  3. Bunga itu indah, bunga itu wangi, bunga itu menjadi incaran banyak kolektor di tahun ini.
  4. Uang jajan aku yang berikan, uang makan aku juga yang tanggung.
  5. Setiap hari aku menunggu, setiap hari aku kawatir, setiap hari aku penuh dengan rasa takut akan keselamatannya di jalan.
  6. Tarif sms naik, tarif telepon naik, dan tarif internet juga naik, aku bingung memenuhi kebutuhanku sendiri.
  7. Kemana kau pergi, kemana kau membawanya, kemana ku carikan dirimu.
  8. Meski lelah aku tetap mencari, meski sulit aku tetap memberi, meski tak diberi aku terus mencari.
  9. Dibalik kata ada makna, dibalik makna ada maksud, dibalik maksud ada hasrat.
  10. Tahukah kamu aku sakit karenamu, tahukah kamu aku begini karenamu, tahukah kamu cinta ini membubuhku.
  11. Kau hadir memberi harapan, kau beri aku perhatian, kemudian kau hilang tanpa kabar.
  12. Kasih Ibu sepanjang masa, kasih Ibu hingga akhir hayat, kasih Ibu tiada akhir.
  13. Jadilah baik agar dihargai, jadilah baik agar dihormati, jadilah baik agar disayangi Tuhan.
  14. Berdoalah agar hidup lebih tenang, berdoalah agar keinginanmu tercapai, berdoalah karena itu perwujudan kasih pada Tuhan.
  15. Cinta adalah anugerah, cinta adalah petaka, cinta adalah dua mata sisi koin, cintailah cinta yang membesarkan bukan yang menghancurkan.
  16. Memberi tak harus kaya memberi tak harus ada, memberi dengan hati bukan karena paksaan.
  17. Kini semua sudah berubah, kini semua semakin mudah, namun kini rasa kemanusiaan mulai sirna.
  18. Kilauan harta tidak akan menggoyahkan imanku, kilauan harta tidak akan menghancurkan prinsipku, kilauan harta hanyalah sebuah kefanaan.
  19. Pendidikan adalah jalan menuju sukses, pendidikan adalah jalan meningkatkan keimanan, pendidikan adalah hak semua orang.
  20. Jadilah baik agar dihargai, jadilah baik agar dihormati, jadilah baik agar disayangi Tuhan. (Baca juga artikel lain pada : Rabbit Revenge to Lion)
  21. Bersedekahlah karena akan membuatmu kaya, bersedekahlah karena sedekah merupakan obat hati, bersedekahlah karena merupakan penolong sesama.

Contoh majas epifora dalam puisi :

Contoh 1

Dunia oh dunia, kau ialah panggung sandiwara

Dunia oh dunia, setitik tempat dari semesta yang penuh tipu muslihat

Dunia oh dunia, banyak yang terlena

Dunia oh dunia, banyak yang lupa jika kau hanya sementara

Contoh 2:

Oh Ibu, betapa mulianya dirimu,

Oh Ibu, sembilan bulan kau mengandungku,

Oh Ibu, kau merawatku dengan penuh kasih sayang,

Oh Ibu, demi tuhan kan kubaktikan hidupku untukmu.

Contoh 3

Dear penguasa, apa yang terjadi dengan dirimu?

Dear penguasa, jangan nodai kepercayaan kami

Dear penguasa, kami percayakan negeri ini dibawah nahkodamu

Dear penguasa, kami percaya kaulah singa di gurun pasir

Dear penguasa, penuhilah janjimu itu, abaikan mereka

Dear penguasa, kami siap mendukungmu melawan penjajah

Contoh 4

Cinta itu anugerah bagi setiap orang

Cinta itu kebahagiaan

Cinta itu kesabaran

Cinta itu kesetiaan

Cinta itu kekuatan

Cinta itu ada pada setiap makhluk ciptaan Tuhan.

       Itulah postingan pelajaran Bahasa Indonesia pada Materi Majas (Gaya Bahasa) tentang Pengertian dan Contoh Majas Anafora yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga postingan materi tentang Pengertian dan Contoh Majas Anafora diatas dapat bermanfaat untuk menambah wawasan kita tentang Majas atau gaya Bahasa Anafora. (Baca juga artikel lain pada : Latihan UNBK Matematika SMP Bagian 3)

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *