Pasrah pada Ketentuan Allah

Pasrah pada Ketentuan Allah

Pasrah pada Ketentuan Allah

Yaa Rabbii`ku…

Dalam usia senja`ku..

Dalam separuh nafas jiwa`ku..

Dalam setengah langkah kaki ku

Aku berpasrah kepada MU

(Baca juga : Elegi Pintu Hati)

Dalam kemelut badai yang mengguncang prahara`ku..

Dalam gemulung kabut yang menyelimuti asa ku

Semua berjalan dalam ketetapan`Mu..

Semua ada dalam catatan kecil`Mu..

Dan ada di dalam jalan tempuh`ku…

Aku terus berjalan tanpa lelah dihadapan`ku..

Aku tetap menempuh berjalan dgn peta kecil`ku..

Tanpa rasa lelah dalam nadi jiwa pengembaraan`ku…

Rabb…

Ketentuan`MU sudah teratur dlm jalan setapak`ku..

Kepastian`MU juga sudah ada dalam saku perjalanan`ku…

Kehadiran`ku … jelas sudah dalam rencana takdir ciptaan`MU…

Aku tetap terus berjalan tanpa rasa lelah yg menghadang`ku..

Aku harus terus berjalan tanpa menoleh rasa lelah`ku..

Itulah istiqomah`ku pada`MU atas qodrat hadir`ku…

Lelah`ku adalah bila aku tersandung krikil tajam dalam hati`ku..

Lelah`ku bila, penghujam hati hadir dalam qolbun bhatin`ku..

Lelah`ku jika aku tak bisa menjadi baik hanya karena keluhan ku..

Aku harus bisa menjadi baik hanya karena`Mu..

Aku harus bisa melewati semua jalan yg sudah KAU sediakan untuk`ku..

Aku harus mampu melewati semua krikil batu yg akan aku lewati nantinya…

Dan Aku harus sanggup meniti tangga kearah kebaikan karena ridlo Mu

(Baca juga Puisi lain pada : Keindahan Alam Desa)

Rabb… Ilahii`ku…

Hanya kekuatan cahaya Ungu yg bisa memadamkan jalan tajam`ku..

Hanya kesucian cahaya Putih yg bisa menerangi jalan hidup`ku..

Hanya keindahkan cayaha Biru yg menentramkan qolbun bhatin`ku..

Dan hanya cahaya Hijau yang dapat memberikan penerang bagi setiap jalan-jalan`ku…

Ya.. aku tetap harus terus berjalan tanpa lelah dalam jiwa..

Tanpa rasa lelah dalam sukma..

Tanpa rasa gundah dalam kesendirian`ku..

Jalan`ku hanya aku dan KAU yg ketahui..

Jalan`ku hanya KAU yg arahkan dan finishkan nanti…

Dan jalan`ku hanya gerak yg di perutukan utk`ku …

Semua sudah dalam lorong waktu`Mu..

Semua sudah dalam kepastian zaman`Mu..

Dan semua ada dalam skenario kisah zaman di zaman`MU…

Aku ikhlas pada pada setiap takdir yang Kau berikan pada ku

Aku pasrah pada segala Ketentuan Mu

      Itulah postingan puisi tentang Pasrah pada Ketentuan Allah yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga postingan puisi tentang Pasrah pada Ketentuan Allah diatas dapat bermanfaat. (Baca juga artikel lain dalam versi bahasa Inggris pada : Information of Lailatul Qadar from Quran)

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *