Menuju Pelabuhan Hidup Abadi

Menuju Pelabuhan Hidup Abadi

Menuju Pelabuhan Hidup Abadi

Senja kemerahan diujung barat menyelinap buana

Gelap yang kelam akan tiba dengan sendirinya

Ruh dari raga kita akan lepas sejenak melayang menjadi mimpi

Kibasan semilir angin malam merasuk menusuk setiap rongga kehidupan

Perlahan namun pasti, menjamah apa saja yang ada disekitarnya

Cahaya malam menerobos menembus kalbu

Terlupa sudah data memori palsu

(baca juga : Menyentuh Langit Senja Melalui Sujud)

Hanya terlewat takkan abadi

Jiwa murka selalu ditengahi suka

Perangai buruk akan terbentuk

Akhlak baik akan melekat terpatri

Kelam berubah temaram

Muram kalah

Suram tak terjamah

Tanda mulai mengatasi masalah

Imaji jadi pasti

Teori akan jadi kondisi sesungguhnya

Terpikir dan terukir di pelipis mata

Hilang sekejap namun akan kembali melegenda

Saat kaki menapak Menuju Pelabuhan Hidup Abadi

Menuju perjalan jauh nan hakiki.

      Itulah postingan puisi tentang Menuju Pelabuhan Hidup Abadi yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga postingan puisi diatas dapat bermanfaat untuk menjadikan bahan renungan bagi kita. (kunjungi artikel puisi lain dalam versi bahasa Inggris pada : Sweet Heart Has Gone Away)

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *