Mentari Diantara Jiwa yang Resah

Mentari Diantara Jiwa yang Resah

Mentari Diantara Jiwa yang Resah

Tetes embun pagi menyentuh alam menyegarkan

Menggeliat semua makhluk dari pembaringan

Disongsong sapa mentari penuh kehangatan

menyinari alam tanpa keraguan

menghembuskan angin kehidupan

mengalirkan cinta indah ke angkasa sukma

tubuh terasa ringan bagaikan melayang

(Baca juga : Senja Berlalu dari Langit Biru)

Rumput hijau aliran nadi bergoyang sayup

Di terpa angin cinta sejati yang hakiki

Fajar menyingsing penuh damai

Menapak jalan dari berjenis kaki

Burung merpati riuh menyambut pagi

berdiri tegap didahan hati sanubari

bertengger di pohon tulang iga yang telah hilang

pandangan nya tertuju kearah jiwa yang mati

raut wajahnya terpesona oleh kemegahan dunia

Ya Allah.

Abadikanlah rasa ini

Rasa ingin bernaung dibawah ridlo-MU

Agar menjadi pedoman dan petunjuk

Bagi hati yang resah diantara bimbang dan ragu

agar mampu memandang dan berpijak

diatas bara dunia fana

menyongsong savanna yang baka

(Baca juga puisi lain pada : Jangan Memuji Kecantikan Pelangi)

segarkanlah mentari hati”

agar jiwa yang rapuh ikut bergembira

kuatkanlah iga supaya bisa menopang raga

Wahai Allah Sang Maha Raja alam semesta

      Itulah postingan puisi tentang Mentari Diantara Jiwa yang Resah yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga postingan puisi tentang Mentari Diantara Jiwa yang Resah diatas dapat menjadi bahan renungan bagi kita. (Baca juga artikel lain pada : Best Friend Loves Without Any Reason)

You may also like...

3 Responses

  1. […] (baca juga : Mentari Diantara Jiwa yang Resah) […]

  2. […] (Baca juga puisi lain pada : Mentari Diantara Jiwa yang Resah) […]

  3. […] (Baca juga puisi lain pada : Mentari Diantara Jiwa yang Resah) […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *