Memahami tanpa Mengerti

Memahami tanpa Mengerti

Memahami tanpa Mengerti

Di tengah hiruk pikuk alam . . . . .

Aku duduk bersandar di tembok ini…
Memahami setiap isi bait yang ku telusuri…
Ternyata masih tak bisa ku mengerti..
Hanya bisa melihat dan membaca berkali-kali..

Sementara aku merenung

(Baca juga : Bercinta dengan Desir Angin Malam)

Aku merasa memang jalang dan tak berharga diri..
Yang selalu mengusik diri dengan api. . . .

Api cemburu dan iri . . . ..
Aku menimba api dengan sayatan mimpi..
Aku tercoreng ke lembah dengki…

Aku terombang ambing gelombang ambisi

Tanpa memahami makna hidup yang hakiki

Padahal aku… . . .
Aku terlihat menjadi inti diri…
Menjadi rapi di malam yang sunyi..
Dan aku menjadi sunyi di siang hari..
Karena api ku padam di tiup sunyi…

(Baca juga artikel lain pada : Arti Sebuah Pengalaman Yang Suram)

Ku coba untuk mengerti

Pada apa yang telah ku pahami

Namun . . . . .

Aku tetap hanya bisa Memahami tanpa Mengerti

Atas  segala yang telah ku jalani.

      Itulah puisi tentang hanya bisa Memahami tanpa Mengerti yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga kita dapat merenungkan tentang pesan dibalik puisi diatas dan memahami makna yang terkandung didalamnya. (Baca juga artikel lain pada : Kekayaan dan Kesuksesan dalam Bimbingan Cinta)

 

3 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[smartslider3 slider=2]