Malam Damai Menyambut Pagi

Malam Damai Menyambut Pagi

Malam Damai Menyambut Pagi

Gelap gulita penuh kesunyian

Malam pekat diantara kesenyapan

Cahaya temaram menyeruak diawan

Nyanyian binatang malam saling bersahutan

Lamunan jauh menerawang angkasa

Membukakan pintu-pintu mimpi

Menyibakan tirai-tirai kegalauan jiwa

Degub jantung mengiringi gelisah hati

Bias keremangan memudarkan kasih

Memutar hati menguak arti ilusi

Memedarkan beribu warna-warni cahaya

Membayang menjauh dari arah cita

Jengkerik menderik menahan luka

Katak merengek ikut meresah

Menggugah hati kala gelisah

Air hujan menetes berduka

Membasah bumi ikut bersedih

(baca juga : Haruskah Perempuan Bicara Lebih Dulu)

Burung enggan berdendang gulana

Gema kegundahan kian bertalu

Gemercik air melantun irama nan merdu

Berhembus angin membelai syahdu

Gemerisik suara daun menghibur

Membangkit menggugah kalbu

Meliuk menari rumput nan ayu

Melambai perlahan seolah mengajak

Melepas duka menjemput cinta

Merayu bernyanyi kerinduan

Menyongsong esok akan kebahagiaan

      Itulah postingan puisi kami tentang Malam Damai Menyambut Pagi yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini. Silahkan para pembaca mengintepretasi menurut kehendak pembaca sendiri apa makna dibalik kata-kata yang ada pada puisi diatas. Kami hanya berharap semoga puisi tentang Malam Damai Menyambut Pagi yang kami bagikan diatas dapat lebih menenteramkan dan mendamaikan fikiran para pembaca diantara jentik-jentisk asa yang mungkin kadang tertunda. Salam damai. (Pelajari juga : Contoh Puisi Lama berdasarkan Jenisnya)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *