Kecantikanmu Bukan Musibah Untukku

Kecantikanmu Bukan Musibah Untukku

Kecantikanmu Bukan Musibah Untukku

Wahai saudariku,

kau cantik, memang ku akui itu

karena memang kau terlahir untuk itu

walau sebenarnya relatif kecantikanmu …..

penilaiannya relatif bagi siapa yang melihatmu,

tergantung hak individu.

Ku tahu kecantikanmu merupakan anugerah

Dari Tuhanku dan Tuhanmu

Tapi, bukankah Tuhanku dan Tuhanmu

Punya aturan untuk itu

(baca juga : Keindahan Alam Anugerah Tuhan)

Kau harus menjaganya

Dari mata lelaki jalang

Dari lelaki hidung belang

yang belum halal

baginya dan bagimu

Tahukah kau hal itu?

Atau kau sama sekali tak tahu?

Atau pura-pura tak tahu?

Atau tak mau tahu soal itu?

Tuhanku dan Tuhanmu

Memberi instruksi untukmu

Ulurkan kain ke seluruh tubuhmu

Biar kau tak diganggu

Oleh mata yang jelalatan

Oleh hati yang karatan.

Tuhanku dan Tuhanmu

Juga ada instruksi untukmu

Jangan nampakkan perhiasanmu

Panjangkanlah kain itu ke dadamu

Tuhanku dan Tuhanmu

Menambah instruksi untukmu dan untukku

Tundukkan pandanganmu

Agar hati kita tak berdebu

Namun, …..

Kenapa kau tak gubris instruksi itu?

Dengan kau

Umbar auratmu

Kau hiasi aurat itu

Agar mata lelaki terayu

Mengakui cantikmu

Indah bentuk tubuhmu

Bagaimana aku menjaga nafsu

Kalau kau umbar aurat selalu?

Aku sama sekali tak menyalahkanmu

Karena ini lemahku

Di depan sang nafsu

Tapi, mungkin lebih mudahku

Membendung sang nafsu

Kalau kau membantu

Dengan menutup auratmu

Karena aku bukan malaikat

Bukan juga iblis terlaknat

Imanku bisa melesat mendarat

Bisa juga melusut melarat

Hari ini, ku menjadi tuan nafsu

Namun besok, mungkin nafsu memperbudakku

Ku takut lirikan itu

Menambah saldo dosa- dosaku

Semoga kau menyadari itu

Wahai saudariku

Demi menjaga kebaikanku dan kebaikanmu

Demi membersihkan hatiku dan hatimu yang berdebu

Karena noda- noda pandangan itu

Maka …..

Tutuplah Auratmu Wahai Saudariku

Agar Kecantikanmu Bukan Musibah Untukku.

      Itulah untaian kata dalam puisi tentang Kecantikanmu Bukan Musibah Untukku yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga puisi tentang Kecantikanmu Bukan Musibah Untukku diatas dapat bermanfaat bagi kita semua. Salam ukhuwah fillah. (baca juga : Langkah Pasti Menatap Dunia)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *