Jenis Aliran Musik

Jenis Aliran Musik

Jenis Aliran Musik

      Ketika waktu senggang, kita sering mendengarkan lagu sesuai dengan keinginan kita. Lagu-lagu tersebut diiringi dengan musik yang menyebabkan lagu-lagu tersebut lebih enak didengar. Jenis Aliran Musik yang kita dengar mungkin berbeda dengan yang didengar oleh orang lain. Oleh karena itu kali ini kami ingin berbagi tentang Jenis Aliran music di dunia. (Pelajari juga : Tokoh Pelopor Aliran Seni Rupa)

Inilah Jenis Aliran Musik:

Klasik

      Musik klasik adalah musik yang merupakan istilah luas yang biasanya mengacu pada musik yang dibuat di atau berakar dari tradisi kesenian Eropa (Barat), mencakup periode dari sekitar abad ke-9 hingga abad ke-21 (sampai sekarang masih banyak disukai).

      Beberapa musisi yang terkenal dalam golongan musik ini diantaranya: Mozart, Beethoven, Chopin, Johann Pachelbel, dll.

Country

      Genre Country adalah campuran dari unsur-unsur musik Amerika yang berasal dari Amerika Serikat Bagian Selatan dan Pegunungan Appalachia. Musik ini berakar dari lagu rakyat Amerika Utara, musik kelt, musik gospel, dan berkembang sejak tahun 1920-an. Istilah musik country mulai dipakai sekitar tahun 1940-an untuk menggantikan istilah musik hillbilly yang berkesan merendahkan. Pada tahun 1970-an, istilah musik country telah menjadi istilah populer. Istilah lain untuk jenis musik ini adalah country and western, namun sudah semakin jarang dipakai kecuali di Britania Raya dan Irlandia.

Contoh orang yang menggunakan Genre Country: Taylor Swift.

Jazz

      Jazz adalah jenis musik yang tumbuh dari penggabungan blues, ragtime, dan musik Eropa, terutama musik band. Beberapa sub-jenis jazz adalah Dixieland, swing, bebop, hard bop, cool jazz, free jazz, jazz fusion, smooth jazz, dan CafJazz. Dan musisi Jazz di Indonesia diantaranya ialah Benny Likumahuwa, Bhaskara, Indra Lesmana, Karimata, Bubi Chan, Spirit Band,Jopie Item, Embong Rahardjo, dan lain-lain.

      Nada nada dari musik jazz memiliki ciri khas yang unik dalam permainanya . terkadang tidak semua orang yang bisa menikmati musik musik jazz.

Blues

          Blues adalah sebuah aliran musik vokal dan instrumental yang berasal dari Amerika Serikat (AS).

      Musik blues berangkat dari musik-musik spiritual dan pujian yang muncul dari komunitas mantan budak-budak Afrika di AS. Penggunaan blue note dan penerapan pola call-and-response (di mana dua kalimat diucapkan/dinyanyikan oleh dua orang secara berurutan dan kalimat keduanya bisa dianggap sebagai “jawaban” bagi kalimat pertama) dalam musik dan lirik lagu-lagu blues adalah bukti asal usulnya yang berpangkal di Afrika Barat. Di era kini banyak Blues Lovers lahir. Mereka menyimak, belajar, menulis, memainkan, dan bikin album.

Reggae

      Reggae merupakan irama musik yang berkembang di Jamaika. Reggae mungkin jadi bekas di perasaan lebar ke menunjuk ke sebagian terbesar musik Jamaika, termasuk Ska, rocksteady, dub, dancehall, dan ragga. Barangkali istilah pula berada dalam membeda-bedakan gaya teliti begitu berasal dari akhir 1960-an. Reggae berdiri di bawah gaya irama yang berkarakter mulut prajurit tunggakan pukulan, dikenal sebagai “skank”, bermain oleh irama gitar, dan pemukul drum bass di atas tiga pukulan masing-masing ukuran, dikenal dengan sebutan “sekali mengeluarkan”. Karakteristik, ini memukul lambat dari reggae pendahuluan, ska dan rocksteady.

Contoh Band yang menggunakan genre Reggae : Steven And Coconut Treez.

R&B

      R&B adalah genre musik populer yang menggabungkan jazz, gospel, dan blues, yang pertama kali diperkenalkan oleh pemusik Afrika-Amerika. Pada tahun 1948, perusahaan rekaman RCA Victor memasarkan musik kaum kulit hitam yang disebut Blues and Rhythm. Pada tahun yang sama, Louis Jordan mendominasi lima besar tangga lagu R&B dengan tiga lagu, dan dua dari lagunya berdasar pada ritme boogie-woogie yang terkenal pada tahun 1940-an. Band Jordan, Tympany Five (1938) terdiri dari dirinya sebagai vokal dan pemain saksofon beserta musisi-musisi lain sebagai pemain trompet, saksofon tenor, piano, bas, dan drum.Istilah ini pertama kali dipakai sebagai istilah pemasaran dalam musik di Amerika Serikat pada tahun 1947 oleh Jerry Wexler yang bekerja pada majalah Billboard. Istilah ini menggantikan istilah musik ras dan kategori Billboard Harlem Hit Parade pada Juni 1949. Tahun 1948, RCA Victor memasarkan musik kulit hitam dengan nama Blues and Rhythm. Frasa tersebut dibalik oleh Wexler di Atlantic Records, yang menjadi perusahaan rekaman yang memimpin bidang R&B pada tahun-tahun awal.

Contoh Orang yang menggunakan genre R&B : Justin Timberlake.

Rap

      Rap adalah salah satu unsur musik hip-hop. Rap merupakan teknik vokal yang berkata-kata dengan cepat, sementara pelakunya disebut rapper. Biasanya, rap diiringi oleh DJ maupun sebuah band.

Contoh orang yang menggunakan genre Rap : Igor Saykoji.

Death Metal

      Death metal adalah sebuah sub-genre dari musik heavy metal yang berkembang dari thrash metal pada awal 1980-an. Beberapa ciri khasnya adalah lirik lagu yang bertemakan kekerasan atau kematian, ritme gitar rendah (downtuned rhythm guitars), perkusi yang cepat, dan intensitas dinamis. Vokal biasanya dinyanyikan dengan gerutuan (death grunt) atau geraman maut (death growl). Teknik menyanyi seperti ini juga sering disebut “Cookie Monster vocals”.

Contoh Band yang menggunakan Genre Death Metal : The Berzerker

Pop

      Musik pop (istilah yang awalnya berasal dari singkatan dari “populer”) adalah sebuah jenis musik dari musik populer yang berasal dalam bentuk modern pada 1950-an, yang berasal dari rock and roll. Istilah musik populer dan musik pop sering digunakan secara bergantian, meskipun yang pertama adalah deskripsi musik yang populer (dan dapat termasuk gaya apapun), sedangkan yang terakhir adalah genre tertentu yang mengandung kualitas daya tarik massa.

      Sebagai genre, musik pop sangat eklektik, sering meminjam elemen dari gaya-gaya lain termasuk urban, dance, rock, latin dan country; Musik pop umumnya dianggap sebagai sebuah genre yang komersial dicatat dan keinginan untuk memiliki daya tarik audiens massa.

Musisi yang condong ke jenis music ini antara lain, Noah, Ungu, Kahitna, dan lain lain.

Dangdut

      Dangdut merupakan salah satu dari genre seni musik yang berkembang di Indonesia. Bentuk musik ini berakar dari musik Melayu pada tahun 1940-an. Dalam evolusi menuju bentuk kontemporer sekarang masuk pengaruh unsur-unsur musik India (terutama dari penggunaan tabla) dan Arab (pada cengkok dan harmonisasi). Perubahan arus politik Indonesia di akhir tahun 1960-an membuka masuknya pengaruh musik barat yang kuat dengan masuknya penggunaan gitar listrik dan juga bentuk pemasarannya. Sejak tahun 1970-an dangdut boleh dikatakan telah matang dalam bentuknya yang kontemporer. Sebagai musik populer, dangdut sangat terbuka terhadap pengaruh bentuk musik lain, mulai dari keroncong, langgam, degung, gambus, rock, pop, bahkan house music.

      Penyebutan nama “dangdut” merupakan suara permainan tabla (dalam dunia dangdut disebut gendang saja) yang khas dan didominasi oleh bunyi dang dan ndut. Nama ini sebetulnya adalah sebutan sinis dalam sebuah artikel majalah awal 1970-an bagi bentuk musik melayu yang sangat populer di kalangan masyarakat kelas pekerja saat itu.

Contoh orang yang menggunakan Genre Dangdut: Rhoma Irama, Mansyur S, dan lain lain.

      Itulah postingan kami tentang Jenis Aliran Musik yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini. Mungkin masih ada beberapa Jenis Aliran Musik lainya yang tidak kami ketahui, namun setidaknya Jenis Aliran musik diatas dapat dijadikan referensi bagi kita semua. (Pelajari juga : Warna Primer Sekunder Tersier dan Netral)

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *