Jangan Biarkan Pintu Surga Tertutup

Jangan Biarkan Pintu Surga Tertutup

Jangan Biarkan Pintu Surga Tertutup

Jangan Biarkan Pintu Surga Tertutup

       Dibawah ini adalah sebuah nasehat yang patut kita renungkan dan kita amalkan. Sebelum memasuki senin Kita ketemu Sabtu Dan Ahad, jikalau Ada PINTU SURGA DI RUMAHMU maka KETUKLAH kalau sekarang berjauhan SAPALAH jika sudah tiada DOAKANLAH

KETIKA PINTU SURGA MASIH TERBUKA  DIRUMAHMU, SEGERALAH MASUK, JANGAN SAMPAI KEBURU TERTUTUP. (Baca juga : Sikap Istri Yang Menenteramkan Hati Suami)

       Suatu ketika seorang ikhwan menziarahi kawannya yang ibunya yang selalu dijaganya selama ini meninggal dunia, dia berbisik kepada ikhwan tersebut sewaktu bersalaman:

“Telah HILANG PINTU SURGA di RUMAH saya…”

       Ikhwan tersebut hanya mengucap ta’ziah dan menyantuninya dengan nasehat untuk mengikhlaskan dan bersabar.

Apa maksud ucapannya PINTU SURGA di RUMAH nya telah HILANG ????

Ini adalah satu PERKATAAN orang yang ber ILMU, orang yang MENGETAHUI……

Apa yang disebut oleh kawan ikhwan ini pernah disebut oleh sorang tabi’in  Iyas bin Mu’awiyah, yang menangis tersedu-sedu ketika meninggal salah seorang dari orang tuanya.

Ketika ditanya pada beliau:

“Mengapa engkau menangis sedemikian rupa?”

Maka beliau menjawab:

“Aku tidak MENANGIS karena KEMATIAN, sebab yang HIDUP pasti akan MATI….”

Akan tetapi yang membuat aku menangis karena dahulu aku memiliki DUA PINTU ke SURGA… ,

tetapi hari ini TERTUTUP*lah *SATU PINTU dan tidak akan di buka lagi sampai hari Kiamat. (Baca juga artikel lain pada : Resep dari Ibu agar Kelihatan Cantik)

Aku memohon kepada ALLAH TA’ALA agar aku bisa menjaga pintu SURGA yang keDUA.”

Apa yang disebut oleh Iyas ini adalah berkaitan dengan sabda Rasulullah SAW*diriwayatkan  dari *Abu Darda RA. ;

Rasulullah SAW bersabda:

الْوَالِدُ أَوْسَطُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ فَإِنْ شِئْتَ فَأَضِعْ ذَلِكَ الْبَابَ أَوِ احْفَظْهُ

ORANG TUA ( ibu & ayah) adalah PINTU SURGA yang paling tengah .

Kamu bisa MENSIA-SIA kan pintu itu atau kamu MENJAGA nya . (HR. Ahmad, Turmudzi, Ibnu Majah, dan dihasankan oleh Syuaib al-Arnauth).

Jadi kedua IBU BAPAk kita adalah ibarat PINTU SURGA bagi setiap ANAK, dengan maksud jika kita BERKHIDMAT dan BERBUAT BAIK kepada KEDUA nya, maka ALLAH akan memberi ganjaran SURGA, tapi siapa yg MENYIA-NYIA kan PELUANG ini, akan TERLEPAS lah PELUANGNYA untuk    menuju SURGA.

Bahkan mereka itu CELAKA; Rasulullah SAW bersabda :

“CELAKA, CELAKA, CELAKA.”

Lalu ditanyakan kepada Baginda,: “SIAPA (yang celaka)

wahai Rasulullah ??.”

Maka Baginda bersabda :

“SIAPA saja yang menjumpai KEDUA ORANG-TUA*nya, baik *SALAH SATU atau KEDUA-DUA*nya *di KALA mereka LANJUT USIA, akan TETAPI (perjumpaan tersebut) tidak memasukkannya ke SURGA . (HR. Muslim)

Itulah untuk kita semua agar TIDAK MENYIA-NYIAkan peluang PINTU SURGA yang ada di RUMAH kita, LEBIH- LEBIH lagi jika USIA KEDUA ORANG TUA telah lanjut, MELANGKAH lah ke PINTU SURGA itu dengan BERBUAT BAIK kpd KEDUAnya .

Sebelum kita meninjau KELUAR untuk mencari SURGA…

JANGAN abaikan PINTU SURGA yang dilekatkan dan Allah karuniakan melalui IBU BAPA  dirumah kita . (Baca juga artikel lain pada : Pengorbanan Ibu Sepanjang Waktu)

Dalam hidup ini, ALLAH buka banyak kesempatan untuk dapat munuju SURGA, SADARLAH untuk merebutnya,  jangan sampai *LALAI hingga kita TIDAK BISA meREBUT*nya.

Kemudian ALLAH ambil balik SATU demi SATU peluang ini,

Maka TERTUTUP lah SATU demi SATU kesempatan emas untuk ke SURGA melalui pintu KETAATAN kepada IBU BAPA kita.

MEREKA yang LALAI dengan DUNIA*nya tidak akan terasa apa-apa dengan *TERTUTUP nya PINTU SURGA untuknya, tetapi mereka yang mengetahui, seperti SAHABAT saya ini, akan melihat WAFAT nya IBU atau BAPA bagai TERTUTUP nya PINTU SURGA di RUMAH nya .

Santunilah IBU, BAPAK & Mertua mu ketika mereka MASIH ADA, sementara PINTU SURGA di RUMAH mu MASIH TERBUKA.

        Itulah postingan tentang Jangan Biarkan Pintu Surga Tertutup yang dapat kami bagika pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga postingan tentang Jangan Biarkan Pintu Surga Tertutup diatas dapat menjadikan renungan kita sehingga kita tidak menyia-nyiakan Ibu Bapak kita selagi beliau masih hidup. (Baca juga artikel lain pada : UAS Bahasa Inggris Kelas 8 Semester Genap)

You may also like...

2 Responses

  1. […] (Baca juga artikel lain pada : Jangan Biarkan Pintu Surga Tertutup) […]

  2. […]        Ketupat (KUPAT) tidak lepas dari perayaan Idul Fitri, terutama di wilayah pulau Jawa bahkan sudah menjadi budaya di tanah air. Di mana ada ucapan selamat Idul Fitri tertera gambar dua buah ketupat atau lebih. Tradisi ketupat pertama kali diperkenalkan oleh Kanjeng Sunan Kalijaga, menjadikan ketupat sebagai simbol perayaan hari raya umat Islam sejak masa pemerintahan Demak dibawah kepemimpinan Raden Patah di awal abad ke-15. Sunan Kalijaga membudayakan 2 kali BAKDA (setelah), yaitu Bakda Lebaran dan Bakda Kupat. Bakda Kupat dimulai seminggu sesudah lebaran. (Baca juga : Jangan Biarkan Pintu Surga Tertutup) […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *