Fungsi dan Jenis – jenis Kerajinan Bahan Keras

Fungsi dan Jenis – jenis Kerajinan Bahan Keras

Fungsi dan Jenis – jenis Kerajinan Bahan Keras

Fungsi dan Jenis – jenis Kerajinan Bahan Keras

       Sebagaimana kita sadari bahwa manusia sebagai makhluk lemah berupaya memenuhi kebutuhan dan mencoba mengatasi kendala yang dihadapi dengan berbagai cara, salah satunya dengan memperdayakan keterampilan yang dimilik dalam melakukan sesuatu. Diantaranya adalah keterampilan kerajinan. Produk yang dihasilkanpun beraneka ragam mulai dari yang berbahan Lunak sampai yang berbahan keras.

       Dan untuk kesempatan kali ini yang akan kita bahas adalah kerajinan bahan Keras, dalam hal ini yang kita bahas adalah Fungsi dan Jenis – jenis Kerajinan Bahan Keras beserta contoh – contohnya. Inilah materi tentang Kerajinan Bahan Keras.

       Namun sebelum kita membahas tentang Fungsi dan Jenis – jenis Kerajinan Bahan Keras, alangkah lebih baik kita membahas dulu tentang pengertian kerajinan bahan keras. (Baca juga : Fungsi dan Jenis – jenis Kerajinan Bahan Lunak)

Pengertian Kerajinan Bahan Keras

Kerajinan bahan keras merupakan suatu kerajinan yang tahap pembuatannya memakai bahan yang bersifat keras.

Fungsi Kerajinan Bahan Keras

Fungsi produk kerajinan bahan Keras ini dibedakan menjadi dua, yaitu berfungsi sebagai benda pakai dan sebagai benda hias:

  1. Fungsi Pakai

Karya kerajinan diciptakan dan mengutamakan fungsinya, sedangkan unsur keindahan sebagai sebuah pendukung. Misalnya : lemari, rak buku, meja, kursi, dan lain sebagainya.

  1. Fungsi Hiasan

Karya kerajinan yang di buat sebagai benda untuk pajangan ataupun hiasan, fungsi ini lebih mengutamakan aspek keindahan daripada aspek kegunaan dan fungsinya. Misalnya : bingkai, patung, hiasan dinding, gantungan kunci, dan lain-lain.

Jenis – jenis Kerajinan Bahan Keras

Produk kerajinan dari bahan Keras dibedakan menjadi dua yaitu:

  1. Kerajinan Bahan Keras Alami, dan
  2. Kerajinan Bahan Keras Buatan

Keterangan:

1. Kerajinan Bahan Keras Alami

Kerajinan bahan keras alami adalah kerajinan yang bahan baku pembuatannya masih berasal dari alam atau mengalami pengolahan tanpa mengakibatkan perubahan wujud benda itu. Bahan Keras Alami mudah didapatkan dan relatif murah karena beberapa bahan bisa kita ambil langsung di sekitar kita. (Baca juga artikel lain pada : Guru Pengantar Masa Depan)

Contohnya yaitu :

  • Kayu
  • Biji – Bijian
  • Bambu
  • Batu
  • Kerang
  • Tulang
  • Rotan
  • Pasir

2. Kerajinan Bahan Keras Buatan

Berbeda dengan kerajinan bahan keras alami, kerajinan bahan keras buatan adalah kerajinan yang bahannya telah mengalami pengolahan kembali. Contoh kerajinan bahan keras buatan :

  • Kaca
  • Kaleng
  • Logam ( Tembaga, Perak, Kuningan, Emas dan Alumunium )
  • Semen
  • Kawat
  • Timah
  • Besi

Berbagai Macam Produk Kerajinan dari Bahan Keras

1. Kerajinan Logam

    Kerajinan logam menggunakan bahan logam seperti besi, perunggu, emas, perak, dan lain-lain. Teknik yang digunakan biasanya menggunakan sistem cor, ukir, tempa atau sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Bahan logam banyak dibuat sebagai perhiasan atau aksesoris, kemudian berkembang pula sebagai benda hias dan benda fungsional lainnya, seperti gelas, kap lampu, perhiasan. wadah serbaguna bahkan sampai piala sebagai simbol kejuaraan. Logam memiliki sifat keras, sehingga dalam pengolahannya memerlukan teknik yang tidak mudah, seperti diolah dengan teknik bakar/pemanasan dan tempa.

2. Kerajinan Kayu

   Negara Indonesia merupakan daerah tropis yang sebagian besar wilayahnya diisi oleh lautan dan juga hutan. Hutan yang tersebar di banyak tempat di Indonesia tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi para perajin. Karya kerajinan ukir kayu adalah karya kerajinan yang menggunakan bahan dari kayu yang dikerjakan atau dibentuk menggunakan tatah ukir. Kerajinan ukiran memang lebih banyak menggunakan bahan baku kayu sebagai bahan utamanya. Kayu yang biasanya digunakan adalah kayu jati, mahoni, waru, sawo, nangka, dan lain-lain.

3. Kerajinan Bambu

   Bambu dapat dijadikan berbagai produk kerajinan yang bernilai estetis dan ekonomi tinggi. Sejak ratusan tahun lalu, orang Indonesia telah menggunakan bambu untuk berbagai kebutuhan, mulai dari yang oaling sederhana sampai yang rumit. Sampai saat ini, bambu masih digunakan untuk keperluan tersebut. Bahkan saat ini, produk kerajinan bambu tampil dengan desain lebih menarik dan artistik. Beberapa teknik dalam pembuatan kerajinan bahan alam dari bambu adalah teknik anyaman dan teknik tempel atau sambung. Anyaman Indonesia sangat dikenal di mancanegara dengan berbagai motif dn bentuk yang menarik. (Baca juga artikel lain pada : Pilih Surga atau Neraka)

4. Kerajinan Rotan

    Rotan merupakan hasil kekayaan alam yang sangat besar di Indonesia. Pulau yang paling banyak menghasilkan rotan adalah Kalimantan. Tumbuhan rotan bersifat kuat dan lentur sehingga sangat cocok sebagai benda kerajinan dengan teknik anyaman. Contoh produk kerajinan dari bahan rotan banyak digunakan pada meja kursi, lemari, tempat makanan, dan lain-lain.

5. Kerajinan Batu

   Indonesia sangat kaya dengan bebatuan, jenisnya beraneka ragam. Daerah Kalimantan merupakan penghasil batu warna yang dinilai sangat unik. Banyak daerah di Indonesia menjadikan bebatuan warna sebagai produk kerajinan seperti aksesoris pelengkap busana, juga sebagai penghias benda.

   Batu hitam yang keras dan batu padas berwarna putih/cokelat yang lunak banyak dimanfaatkan untuk produk kerajinan. Teknik pengolahan untuk batu hitam dan batu padas banyak menggunakan teknik pahat dan teknik ukir. Kerajinan batu banyak digunakan untuk hiasan interior dan eksterior

6. Kerajinan Kaca Serat (fiberglass)

       Kaca serat (fiberglass) adalah serat gelas berupa kaca cair yang ditarik menjadi serat tipis. Serat ini dapat dipintal menjadi benang atau ditenun menjadi kain, kondisi siap pakai. Kemudian, diresapi dengan resin sehingga menjadi bahan yang kuat dan tahan korosi. Oleh sebab itu, fiberglass biasa digunakan sebagai badan mobil dan bangunan kapal. Dia juga digunakan sebagai agen penguat untuk banyak produk plastik.

     Kerajinan Fiberglass membutuhkan beberapa campuran dalam proses pembuatannya. Campuran fiberglass terdiri atas cairan resin (minyak resin bahan dasarnya minyak bumi dan residu), katalis, met atau serat fiber, polish atau sabun krim silicon untuk membuat cetakan, serta talk untuk menekatkan warna. Proses pembuatan perlu perbandingan agar memperoleh hasil yang baik. Jika zat cair (resin dan katalis) dicampur, akan bereaksi dari cair berubah menjadi padat dan keras, serta berwarna bening mengilap.

       Itulah postingan materi prakarya tentang Fungsi dan Jenis – jenis Kerajinan Bahan Keras besrta contohnya yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga postingan kami tentang Fungsi dan Jenis – jenis Kerajinan Bahan Keras diatas dapat bermanfaat bagi kita. (Baca juga artikel lain pada : Soal Pilihan Ganda tentang Majas)

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *