Faktor yang Mempengaruhi Fermentasi dan Contoh

Faktor yang Mempengaruhi Fermentasi dan Contoh

Faktor yang Mempengaruhi Fermentasi dan Contoh

      Setelah pada postingan sebelumnya yang membahas tentang Pengertian dan Jenis Jenis Fermentasi, kini marilah kita lanjutkan pembahasan tentang Fermentasi yaitu tentang Faktor yang Mempengaruhi Fermentasi dan Contoh makanan atau minuman yang dihasilkan dari proses fermetasi. (Pelajari juga : Pengertian dan Jenis Jenis Fermentasi)

Inilah materi tentang Faktor yang Mempengaruhi Fermentasi dan Contoh:

Dalam proses fermentasi, Keberhasilan fermentasi ditentukan oleh beberapa faktor, yaitu:

Keasaman (pH)

      Makanan yang mengandung asam bisanya tahan lama, tetapi jika oksigen cukup jumlahnya dan kapang dapat tumbuh serta fermentasi berlangsung terus, maka daya awet dari asam tersebut akan hilang. Tingkat keasaman sangat berpengaruh dalam perkembangan bakteri. Kondisi keasaman yang baik untuk bakteri adalah 4,5-5,5.

Mikroba

      Fermentasi biasanya dilakukan dengan kultur murni yang dihasilkan di laboratorium. Kultur ini dapat disimpan dalam keadaan kering atau dibekukan.

Suhu

      Suhu fermentasi sangat menentukan macam mikroba yang dominan selama fermentasi. Tiap-tiap mikroorganisme memiliki suhu pertumbuhan yang maksimal, suhu pertumbuhan minimal, dan suhu optimal yaitu suhu yang memberikan terbaik dan perbanyakan diri tercepat.

Oksigen

      Udara atau oksigen selama fermentasi harus diatur sebaik mungkin untuk memperbanyak atau menghambat pertumbuhan mikroba tertentu. Setiap mikroba membutuhkan oksigen yang berbeda jumlahnya untuk pertumbuhan atau membentuk sel-sel baru dan untuk fermentasi. Misalnya ragi roti (Saccharomycess cereviseae) akan tumbuh lebih baik dalam keadaan aerobik, tetapi keduanya akan melakukan fermentasi terhadap gula jauh lebih cepat dengan keadaan anaerobik.

Waktu

      Laju perbanyakan bakteri bervariasi menurut spesies dan kondisi pertumbuhannya. Pada kondisi optimal, bakteri akan membelah sekali setiap 20 menit. Untuk beberapa bakteri memilih waktu generasi yaitu selang waktu antara pembelahan, dapat dicapai selama 20 menit. Jika waktu generasinya 20 menit pada kondisi yang cocok sebuah sel dapat menghasilkan beberapa juta sel selama 7 jam.

Contoh Makanan Minuman Hasil Fermentasi:

      Dari Faktor Faktor yang Mempengaruhi Fermentasi maka banyak contoh-contoh makanan atau minuman yang dihasilkan dari proses fermentasi, diantaranya  yaitu:

Yoghurt dan keju

      Yoghurt dan keju merupakan hasil fermentasi dari susu, namun dengan cara yang sedikit berbeda.

Tempe dan oncom

      Tempe dan oncom juga hasil dari fermentasi, bahan yang digunakan yaitu kacang kedelai.

Tape

      Tape juga merupakan makanan yang dihasilkan dari fermentasi, bahan-bahan yang digunakan cukup beragam. Ada yang menggunakan singkong, ketan hitam atau ketan putih dan lain sebagainya. Untuk menguraikan bahan-bahan tersebut digunakanlah ragi, proses fermentasi biasanya berlangsung selama 2 sampai 3 hari.

      Selain itu masih ada banyak sekali contoh-contoh hasil fermentasi yang biasa Anda temui. Biasanya makanan hasil fermentasi memiliki bau dan ciri khusus. Pasalnya, proses fermentasi memang menciptakan asam amino. Proses fermentasi tidak dapat dilakukan secara asal, prosesnya akan sangat berpengaruh pada hasil akhir. Contohnya saja pembuatan tape yang rasanya terlalu asam ataupun tempe yang terasa pahit. Walaupun menggunakan bahan-bahan yang sama, proses fermentasi yang berbeda dapat menghasilkan rasa yang berbeda.

      Itulah materi tentang Faktor yang Mempengaruhi Fermentasi dan Contoh makanan atau minuman yang dihasilkan dari proses fermentasi yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini. Semoga postingan kami tentang Faktor yang Mempengaruhi Fermentasi dan Contoh diatas dapat bermanfaat. (Pelajari juga : Perbedaan antara Mentega dan Margarin)

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *