Dengarkan Ketika Hati Berbicara

Dengarkan Ketika Hati Berbicara

Dengarkan Ketika Hati Berbicara

Tinggalkan dulu kesibukan otak berkelana

Sejenak biarkanlah hati ini yang bicara

Tutup rapat mulut kita

Hentikan segala kata ……

Yang terlalu banyak mengeluarkan sangkalan dan alasan ……

Yang sebagian besar bukanlah kesungguhan nyata

Hanya alasan yang memberi pernyataan legalitas ……

Atas kesalahan, kealfaan dan kelalaian yang telah dilakukan

(baca juga : Kebodohan Atas Nama Cinta)

Mata yang terlalu banyak memandang tanpa cerna,

Senang melihat keburukan orang lain,

Sehingga keburukan diri sendiri terabaikan.

Mulut yang terlalu sering berkata tanpa rasa,

Senang membicarakan aib orang lain,

Sehingga aib diri terlupakan

Terlalu sering bercanda,

Dan mengumbar kata tak bermakna

Jarang tilawah dan basah karena dzikir kepada-Nya

Hingga hilang kata-kata hikmah itu dari mulut kita

Sejenak berikan kesempatan hati ini yang mendengar

Untuk menyatakan dan mengabarkan ……

Apakah yang kita lakukan adalah suatu atas keridhaan-Nya?

Atau hanya sekedar keinginan semata,

Keinginan yang diselumuti nafsu tersamarkan

Jauhkan telinga kita dari suara-suara yang akan

mempengaruhi keternyataan hati nurani dan pikiran

Suara yang membisikan berbagai tawaran kesenangan,

Yang akan melenakan hati nurani,

Dan menjauhkan diri dari rasa rindu

Dari mendengarkan lantunan ayat-ayat suci yang diperdengarkan

Biarkan hati ini menyatakan rasa

Kenapa ia tak lagi merasa tenteram?

(Baca juga Puisi lain pada : BAHASA TERBAIK SAAT KECEWA)

Mungkin telinga ini yang sudah jarang mendengarkan

Lantunan ayat-ayat suci,

Dan terlalu sering dan bahkan menjadi hobi

Mendengar lagu-lagu yang melenakan

Atau?. mendengar aib sudah menjadi kebiasaan

Sejenak ?..lihatlah kedalam lubuk hatimu yang terdalam

Mungkin mata ini yang terlalu sering melihat kejelekkan orang lain,

Sehingga bejatnya diri tak lagi nampak

Dan bahkan sampai terlupakan,

Mata ini sudah jenuh dengan beribu,

Bahkan mungkin tak terhitung lagi,

Dosa dan maksiat yang telah diperbuat,

Maka dari itu, ……

Dengarkan Ketika Hati Berbicara.

      Itulah postingan puisi tentang Dengarkan Ketika Hati Berbicara yang dapat kami bagikan pada kesemptan kali ini dengan harapan semoga kita dapat mengimbil hikmah dari puisi tentang Dengarkan Ketika Hati Berbicara diatas. (Baca juga artikel lain pada : Pilih Cantik atau Baik)

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[smartslider3 slider=2]