Contoh Puisi Lama berdasarkan Jenisnya

Contoh Puisi Lama berdasarkan Jenisnya

Contoh Puisi Lama berdasarkan Jenisnya

      Setelah pada postingan terdahulu kita membahas tentang jenis-jenis puisi lama, kini akan kita lanjutkan pembahasan tentang puisi lama yang mana pada edisi kali ini akan kami berikan Contoh Puisi Lama berdasarkan Jenisnya agar kita lebih memehami tentang jenis-jenis puisi lama. (Pelajari juga : Jenis Jenis Puisi Lama dan Baru)

Inilah Contoh Puisi Lama berdasarkan Jenisnya:

Mantra

adalah ucapan-ucapan yang dianggap mempunyai kekuatan gaib.

Contoh Mantra :

Mantra untuk mengobati orang dari pengaruh makhluk halus

Sihir lontar pinang lontar

terletak diujung bumi

Setan buta jembalang buta

Aku sapa tidak berbunyi

Pantun

adalah puisi yang bercirikan bersajak a-b-a-b, yang setiap bait terdiri dari 4 baris, dan di tipa baris terdiri dari 8-12 suku kata, 2 baris awal sebagai sampiran, sedangkan untuk 2 baris berikutnya sebagai isi.

Contoh Pantun

sungguh elok emas permata

lagi elok intan baiduri

sungguh elok budi bahasa

jika dihias akhlaq terpuji 

Seloka

adalah pantun yang berkait

Contoh Seloka

Sudah bertemu kasih sayang

Duduk terkurung malam siang

Hingga setapak tiada renggang

Tulang sendi habis terguncang

Talibun

adalah pantun genap yang disetiap barusnya terdiri dari 6, 8 ataupun 10 baris

Contoh Talibun

Anak orang di padang tarap

Pergi berjalan ke kebun bunga

hendak ke pekan hari tiah senja

Di sana sirih kami kerekap

meskipun daunnya berupa

namun rasanya berlain juga

Syair

adalah puisi yang bersumber dari Arab dengan ciri tiap bait 4 baris yang bersajak a-a-a-a dengan berisi nasihat atau cerita.

Contoh Syair 

Berfikirlah secara sehat

Berucap tentang taubat dan solawat

Berkarya dalam hidup dan manfaat

Berprasangka yang baik dan tepat

Karmina

adalah pantun kilat misalnya pantun tetapi pendek.

Contoh Karmina

buah semangka dibelah dua kulitnya

Tidak disangka dia baik budinya.

Gurindam

adalah puisi yang mana dari tiap bait terdiri 2 baris, bersajak a-a-a-a dan berisi nasihat.

Contoh Gurindam.

Barang siapa tiada memegang agama (a)

Sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama (a)

Barang siapa mengenal yang empat (b)

Maka ia itulah orang yang ma’arifat (b)

Gendang gendut tali kecapi (c)

Kenyang perut senang hati (c)

      Itulah postingan kami tentang Contoh Puisi Lama berdasarkan Jenisnya yang dapa kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan agar postingan tentang Contoh Puisi Lama berdasarkan Jenisnya diatas dapat bermanfaat bagi kita untuk memahami jenis-jenis puisi lama. (Pelajari juga : Pengertian Unsur dan Contoh Puisi)

3 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *