Ciri-ciri dan Tokoh Aliran Seni Lukis Realisme

Ciri-ciri dan Tokoh Aliran Seni Lukis Realisme

Ciri-ciri dan Tokoh Aliran Seni Lukis Realisme

Ciri-ciri dan Tokoh Aliran Seni Lukis Realisme

       Setelah membahas beberapa jenis aliran seni lukis pada postingan terdahulu, kini kita akan melanjutkan pembahasan salah satu jenis aliran seni lukis, yaitu aliran seni lukis Realisme. Dalam hal ini, yang akan kita bahas adalah berkaitan dengan pengertian, Ciri-ciri dan Tokoh Aliran Seni Lukis Realisme beserta contoh aliran tersebut. (Baca juga : Tari Cakalele Tarian Tradisional Maluku)

Pengertian Seni Lukis Realisme

       Realisme di dalam seni lukis berarti usaha menampilkan subjek dalam suatu karya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari-hari tanpa tambahan embel-embel atau interpretasi tertentu. Maknanya bisa pula mengacu kepada usaha dalam seni lukis untuk memperlihatkan kebenaran, bahkan tanpa menyembunyikan hal yang buruk sekalipun.

       Realisme adalah corak seni lukis yang menggambarkan kenyataan yang benar-benar ada, artinya yang ditekankan bukanlah obyek tetapi suasana dari kenyataan tersebut. Realisme di dalam seni rupa berarti usaha menampilkan subjek dalam suatu Karya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari-hari tanpa tambahan embel-embel atau interpretasi tertentu. Maknanya bisa pula mengacu kepada usaha dalam seni rupa unruk memperlihatkan kebenaran, bahkan tanpa menyembunyikan hal yang buruk sekalipun.

       Dalam pengertian lebih luas, usaha realisme akan selalu terjadi setiap kali pelukis berusaha mengamati dan meniru bentuk-bentuk di alam secara akurat. Sebagai contoh, pelukis foto di zaman renaisans, Giotto bisa dikategorikan sebagai perupa dengan karya realis, karena karyanya telah dengan lebih baik meniru penampilan fisik dan volume benda lebih baik daripada yang telah diusahakan sejak zaman Gothic. (Baca juga artikel lain pada : Drama Bullying Leads to Friendship)

       Pelukis realis selalu berusaha menampilkan kehidupan sehari-hari dari karakter, suasana, dilema, dan objek, untuk mencapai tujuan Verisimilitude (sangat hidup). Pelukis realis cenderung mengabaikan drama-drama teatrikal, subjek-subjek yang tampil dalam ruang yang terlalu luas, dan bentuk-bentuk klasik lainnya yang telah lebih dahulu populer saat itu.

       Setelah mengtahui pengertian seni lukis Realisme, kini kita lanjutkan pembahasan kita tentang Ciri dan Tokoh aliran seni lukis Realisme.

Ciri – ciri aliran seni lukis Realisme:   

Berdasarkan pengertian seni lukis yang dikemukakan diatas, maka ciri-ciri seni lukis Realisme adalah sebagai berikut:

  1. Lukisan realis biasanya menggambarkan objek lukisannya sesuai dengan apa yang dilihat, sesuai dengan fakta dan asli.
  2. Tidak ada penambahan atau penyempurnaan pada objek lukisan, karena lukisan dibuat riildan mendekati aslinya.
  3. Pada lukisan realis juga terlihat menyatu antara satu objek dengan objek lainnya yang tergambar dalam lukisan, dengan begitu lukisan realis tidak memiliki titik pusat interpretasi.

Tokoh aliran seni lukis Realisme

  • Karl Briullov
  • Ford Madox Brown
  • Jean Baptiste Siméon Chardin
  • Camille Corot
  • Gustave Courbet
  • Honoré Daumier
  • Edgar Degas (juga seorang Impressionis)
  • Thomas Eakins
  • Nikolai Ge
  • Aleksander Gierymski
  • William Harnett (spesialis trompe l’oeil)
  • Louis Le Nain
  • Édouard Manet (berhubungan pula dengan Impressionisme)
  • Jean-François Millet
  • Ilya Yefimovich Repin
  • (Baca juga artikel lain pada : Problems that occur in the modern world)

Contoh Seni Lukis Aliran Realisme

       Seni Lukis Aliran Realisme merupakan salah satu jenis aliran seni lukis yang banyak digunakan oleh pelukis di masa modern ini (pelukis kontemporer) sehingga dapat dengan mudah menemukan karya – karya lukisan yang bersifat realisme. Salah satu contoh karya lukisan yang bersifat Realisme antara lain seperti gambar “Pasar Tradisional” yang kami sematkan dibagian atas judul diatas.

       Lukisan diatas bernama lukisan “Pasar Tradisional”. Lukisan “Pasar Tradisional” diatas merupakan lukisan beraliran Realisme yang dibuat oleh MASHURI SRAGI, Lahir di Pekalongan, 7 Mei 1967. Lukisan tersebut dibuat dengan media cat akrilik di atas kanvas ukuran 140 x 100 cm.. Lukisan ini termasuk lukisan aliran Realisme karena sang pelukis (Mashuri Sfagi) berusaha menggambarkan aktivitas-aktivitas antara Pedagang dan Pembeli pada sebuah Pasar Tradisional.      

       Demikianlah pembahasan kami tentang Ciri-ciri dan Tokoh Aliran Seni Lukis Realisme yang dapat kami bagikan kali ini. Kami berharap semoga postingan kami tentang Ciri-ciri dan Tokoh Aliran Seni Lukis Realisme diatas dapat bermanfaat bagi kita dalam bidang seni lukis. (Baca juga artikel lain pada : Soal PAS Penjaskes Kelas 12 Semester 1)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[smartslider3 slider=2]