Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

      Ini adalah cerita Cinta Bertepuk Sebelah Tangan dari seorang anak manusia, sebut saja namanya Bramantyo. Dia menyukai seseorang gadis bernama Regita, tetapi dia menyukai pria lain. Namun sayangyan hal itu dirahasiakan dari Bramantyo. (Baca juga : Kisah Perjalanan Ikan Kecil)

      Bramantyo berusaha untuk bertanya padanya apakah dia sudah punya cowok lain, tapi dia tidak mau memberi tahu pada Bramantyo. Dia selalu bertanya pada Regita lewat WhatsApp jalur pribadi. Namun Usahanya sia-sia dan WA-nya malah di block oleh Regita.

      Suatu hari saat berada di sekolah, Bramantyo mencoba menghampiri Regita, namun saat itu dia malah pergi. Bramantyo tetap berusaha walaupun sampai saat itu belum ada hasilnya.

      Sampai suatu ketika pada waktunya mereka akan berpisah karena sudah mau tamat SMP. Bramantyo berfikir untuk menjauhi regita karena semua usaha yang telah dilakukannya sia-sia. Tapi dia juga masih berharap datang keajaiban.

      Bramantyo berfikir mungkin dia ekonominya dibawah ekonomi keluarga Regita sehingga dia menolak cinta Bramantyo. Karena itulah dia bertekad untuk merubah nasibnya. Mereka masuk di SMA yang berbeda, selama tiga tahun antara Bramantyo dan Regita tidak berkomunikasi, tapi Bramantyo selalu memikirkanya, walaupun dia juga tidak yakin apakah Regita juga memikirkan dia atau enggak, atau mungkin seperti angin berlalu.

      Saat memasuki jenjang perkuliahan, Bramantyo mencoba mencari tahu kemana Regita melanjutkan kuliah dimana. Lewat jejaring sosial, tapi ternyata semua situs sudah di-blok. Dari mulai BBM, IG, Twitter, hingga FB. Its oke lah.

      Bramantyo memutuskan untuk melanjutkan kuliah di Universitas Airlangga (UNAIR). Beberapa test dia lewati dan dia akhirnya diterima kuliah di kampus idamannya tersebut. Karena dari keluarga yang kurang mampu, maka dia kuliah sembari bekerja sebagai pegawai pada warung tukang bakso. (Baca juga artikel lain pada : PERSAHABATAN MEMANGLAH INDAH)

      Saat itu, universitas negeri se-pulau Jawa melakukan mapala bersama di area gunung Semeru. Tak disangka Bramantyo bertemu Regita yang ternyata meneruskan kuliah di Universitas Brawijaya Malang. Saat itu mereka sedang bermain di danau, Regita bersama seorang teman perempuan. Dan Bramantyo sendiri tak ada teman, mungkin karena keadaannya, itu dalam fikirannya. Dia lalu menyapa Regita, ternyata dia masih sama seperti dulu, cuek pada Bramantyo .

      Dia berencana mengungkapkan perasaannya di puncak Semeru. Saat mereka mendaki, dia selalu berada di belakang Regita untuk menjaganya. Saat tiba di puncak, dia menghampiri Regita dengan sekuntum mawar putih tapi dia malah meludahi mawar itu dan berkata, “Iiiih kamu ini gila yah, aku tuh….” Dia tidak melanjutkan kata-katanya dan menjauh bersama temannya. Merekapun akhirnya pulang dari acara mapala bersama. Dia pulang dengan perasaan campur aduk.

      Setelah lulus dari kuliah, akhirnya Bramantyo bekerja pada sebuah perusahaan besar di Surabaya. Namun satu hal bahwa dia tidak bisa melupakan Regita walaupun dia telah berusaha dengan keras untuk mencoba melupakannya.

      Itulah cerita sekapur sirih tentang Cinta Bertepuk Sebelah Tangan yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga cerita Cinta Bertepuk Sebelah Tangan diatas dapat bermanfaat untuk menghibur disela kesibukan. (Baca juga cerita lain dalam versi bahasa Inggris pada : The Bird and Greedy Monkey)

4 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[smartslider3 slider=2]