Ceramah Hj Li’izzah Diana Manzil tentang Hikmah Haul

Ceramah Hj Li’izzah Diana Manzil tentang Hikmah Haul

Ceramah Hj Li’izzah Diana Manzil tentang Hikmah Haul

Ceramah Hj Li’izzah Diana Manzil tentang Hikmah Haul

       Haul berasal dari bahasa Arab yang berarti setahun. Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), haul memiliki makna peringatan hari wafat seseorang yg diadakan setahun sekali (biasanya disertai selamatan arwah). Peringatan haul diadakan dengan tujuan utama mendoakan ahli kubur agar mendapat rahmat dan ampunan dari Allah swt. (baca juga : Istighosah-Tahlil dan Doa Bersama KH Marzuki Mustamar)

       Berkaitan dengan Haul diatas, Pondok Pesantren Sunan Kalijogo, Desa Kedinding Kecamatan Tarik Mengadakan serangkaian dalam memperingati Kelahiran Nabi Muhammad SAW (Maulid Nabi) bertajuk “ Malam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Jam’ul Jamawi’ Desa Kedinding.

Video Ceramah Hj Li’izzah Diana Manzil dalam acara Peringatan tersebut adalah sebagai berikut.

Tolong di share dan Subscribe Youtube kami

       Dalam ceramahnya Ibu Nyai Hj Li’izzah Diana Manzil menyampaikan pentingnya mendo’akan bagi ahli kubur kerabat atau orangtua yang telah meninggal. Yang mana do’a tersebut bermanfaat bagi yang masih hidup dan ditunggu bagi yang sudah meninggal.

Setidaknya ada tiga hal yang bisa dipetik sebagai hikmah dari peringatan haul.

       Pertama. Acara haul sejatinya sama dengan acara peringatan 3, 7, 40 hari atau berapapun, yang pada intinya mengingatkan kita akan kematian (dzikrul maut). Kata ‘mengingat’, secara logika tentu hanya dapat dilakukan bagi orang yang pernah mengalaminya, sedangkan kita sendiri belum pernah mengalami kematian.

       Oleh karena itu, dengan memperingati untuk kemudian mengangen-angen sebuah peristiwa kematian yang telah menimpa pada orang lain, kita menjadi lebih baik dalam memaknai tujuan kehidupan. (baca juga artikela lain pada : Woman in Soundless Flatus)

       Kedua, pada acara haul, biasanya akan dibacakan sebuah manaqib (riwayat hidup) seseorang. Di dalamnya terdapat banyak keteladanan yang dapat kita ambil. Salah satu teladan tersebut yakni manfaat yang telah mereka berikan untuk orang lain. Seseorang yang diperingati haulnya, dikarenakan telah memberikan banyak jasa kepada agama ataupun masyarakat.

       Dalam lingkup terkecil seperti keluarga misalnya, seorang anak akan terus mengingat jasa dari kedua orangtuanya, atau para guru yang dikenang, sebab jasa mereka dalam menyebarkan ilmu kepada para muridnya. (baca juga artikela lain pada : Kedamaian Bukan Fisik Tapi Kebaikan Hati)

       Ketiga, peringatan haul dapat mempersatukan sebuah kaum. Seperti yang terlihat pada acara haul Jam’ul Jamawi’ Desa Kedinding, masyarakat dari berbagai lapisan duduk bersama dalam sebuah majelis,; tak peduli kaya-miskin, tua-muda, alim-awam. Kerukunan inilah yang tak ternilai harganya.

       Itulah postingan tentang Ceramah Hj Li’izzah Diana Manzil tentang Hikmah Haul yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga postingan Pengajian atau mauidzoh Bu Nyai Hajjah Li’izzah diatas dapat menambah ilmu, keimanan dan ketaqwaan kita. (baca juga artikela lain pada : Soal PAS Fisika Kelas 10 Semester 1)

Lihat juga artikel lain dalam video pada:

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[smartslider3 slider=2]