Bintang Termenung di Ujung Cakrawala

Bintang Termenung di Ujung Cakrawala

Bintang Termenung di Ujung Cakrawala

Ku terjebak dalam kekacauan dunia ini

Ku tatap gelapnya malam hari

Terdapat satu bintang yang jauh dari kumpulannya

Tetapi,sinarnya seterang cahaya Sang Surya

Apakah ia bersedih karena dunia ini?

Atau apakah ia galau karena cakrawala ini?

Apakah ia tidak bisa menggapai keinginannya?

Kenapa dia hanya sendiri di ujung sana?

Apakah tidak ada yang mengharapkan dia?

(baca juga : Munajat di Malam Sunyi)

Wahai bintang di ujung sana

Jangan lagi kau bersedih

Jangan lagi kau gundah gulana

Aku yang akan berharap pada bintang itu

Aku yang akan menjadikan bintang kecil itu

Sebagai ladang impian

Dan ladang impian semua orang

Tanpa adanya keraguan

Sehingga tidak menjadi Bintang Termenung Diujung Cakrawala

Aku mulai membentangkan sayap kecilku

Aku mulai membagikan keinginanku

Agar ia sadar bahwa ia tidak sendiri di dunia ini

Aku akan percaya

Inilah jalan kehidupan yang ku ambil

Inilah jalan kehidupan yang ku pilih

Keyakinan ini tak akan lagi tergoyahkan

Kegagalan yang aku hadapi selama ini

Kesulitan yang menghampiriku saat ini

Kini telah kembali perlahan menjadi setitik cahaya

Cahaya yang akan selalu bersinar terang

Meski hanya seorang diri di dunia ini

Tanpa kerabat lain yang menemani.

      Itulah postingan puisi tentang Bintang Termenung di Ujung Cakrawala yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga postingan tentang Bintang Termenung di Ujung Cakrawala diatas dapat bermanfaat bagi kita. (baca puisi lain dalam versi bahasa Inggris pada : Feeling Quiet Void Alone Heart)

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *