Berhenti Sejenak Mengejar Kamu

Berhenti Sejenak Mengejar Kamu

Berhenti Sejenak Mengejar Kamu

Berhenti Sejenak Mengejar Kamu

Sejenak aku menarik diriku.

Sejenak aku mengingatkan diriku sendiri.

Tentang dengan siapa aku sedang berjalan saat ini

Tentang dengan siapa aku sedang berlari saat ini.

Tentang dengan siapa tatapan mataku beradu saat ini

Tentang dengan siapa aku bersama akhir akhir ini.

Tentang sebuah lengkung senyum yang selalu membuat hati ini takjub lagi.

(Baca juga : Berhenti Berharap Pada Yang Tak Peduli)

Namun aku perlu untuk mendiamankan diriku ini

Bukan karena aku takut mencintaimu, …. Bukan.

Bukan karena aku ragu untuk menggapaimu, …. Bukan

Bukan karena aku menyerah untuk memperjuangkanmu, …. Bukan

Bukan karena aku takut nantinya kau meninggalkanku, …. Bukan

(Baca juga artikel lain pada : Syukur dan Optimis untuk Mencapai Sukses)

Jika itu tentang mu, akan kuambil semua resiko yang menghalangi.

Namun sekarang aku harus sadar diri.

Untuk saat ini aku memang harus  berhenti.

Berhenti memperjuangkan mu

Berhenti mendengar bisikan nafas mu

Berhenti melihat senyum mu.

Berhenti sejenak mencintaimu.

(Baca juga artikel lain pada : Soal Pilihan Ganda tentang Musyawarah)

Maafkan untuk sejenak ku ini…

      Itulah postingan puisi tentang Berhenti Sejenak Mengejar Kamu yang dapat kami share pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga puisi yang kami bagikan diatas dapat bermanfaat bagi kita semua. (Baca juga artikel lain pada : Bagai Rembulan Penerang Dalam Kegelapan)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *