Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

      Ini adalah cerita Cinta Bertepuk Sebelah Tangan dari seorang anak manusia, sebut saja namanya Bramantyo. Dia menyukai seseorang gadis bernama Regita, tetapi dia menyukai pria lain. Namun sayangyan hal itu dirahasiakan dari Bramantyo. (Baca juga : Kisah Perjalanan Ikan Kecil) read more

Pengorbanan Total Seorang Ibu

Pengorbanan Total Seorang Ibu

Pengorbanan Total Seorang Ibu

      Pada suatu ketika di sebuah rumah sakit bersalin, seorang ibu baru saja melahirkan. Walaupun badannya Nampak sangat lemah, namun dia segera menanyakan keadaan bayinya kepada sang dokter yang menjaganya. read more

Elegi Pribadi yang Rapuh

Elegi Pribadi yang Rapuh

Elegi Pribadi yang Rapuh

Kelalaian senantiasa menyapa hari-hariku,

kealpaan selalu hadir setiap saat,

benak meraga raja, jiwa bermandi durja,

ini bukan soal aku rapuh,

tapi keadaan yang tak berpihak padaku.

Keringatku aku telan sendiri, read more

Cara Membuat Naskah atau Teks Pidato yang Baik

Cara Membuat Naskah atau Teks Pidato yang Baik

Cara Membuat Naskah atau Teks Pidato yang Baik

      Kita sering melihat orang berpidato dengan begitu memukau, kalimat yang digunakan dapat membuat kita betah mendengarnya. Bisakah kita melkukan hal seperti itu? Jawabannya Insya Allah bisa. Nah pada kesempatan kali ini kami akan memberikan panduan Cara Membuat Naskah atau Teks Pidato yang Baik beserta contohnya. (Baca juga : Jenis Jenis Peribahasa Beserta Contoh) read more

Memahami tanpa Mengerti

Memahami tanpa Mengerti

Memahami tanpa Mengerti

Di tengah hiruk pikuk alam . . . . .

Aku duduk bersandar di tembok ini…
Memahami setiap isi bait yang ku telusuri…
Ternyata masih tak bisa ku mengerti..
Hanya bisa melihat dan membaca berkali-kali.. read more

Kisah Perjalanan Ikan Kecil

Kisah Perjalanan Ikan Kecil

Kisah Perjalanan Ikan Kecil

      Pada suatu hari seorang bapak sedang di tepi sungai dengan anaknya. Sambal menikmati semilir angina dan suara gemericik air sungai tersebut, mereka saling berbincang-bincang. Sang anak lalu berkata: “Ayah, lihatlah airnya begitu jernih dengan ikan-ikan kecil berlarian nampak riang.” Kata ayah kepada anaknya; “Tahukah kamu wahai anakku bahwa tidak hanya bagi ikan-ikan itu, namun air begitu penting dalam kehidupan ini, tanpa air kita semua akan mati.” (Baca juga : Yang Mana Harta Kita Sebenarnya) read more

Terpaku Diatas Hamparan Duka

Terpaku Diatas Hamparan Duka

Terpaku Diatas Hamparan Duka

Memperhatikan kemilau bintang gemerlap

Dan mendengarkan desiran angin malam.

Seolah mereka mencibir dan mencaci.

Serta memaki lara dan gundah di hatiku.

(Baca juga : Elegi Pohon Randu)

Dengan berkata : ”Apa gunanya kau menyesal.” . . . . . read more

Kaisar dan Anak Kepala Pemberontak

Kaisar dan Anak Kepala Pemberontak

Kaisar dan Anak Kepala Pemberontak

      Pada suatu pertempuran melawan pasukan pemberontak, kaisar Tsar beserta para prajuritnya berhasil menumpas pasukan pemberontak. Para pemberontak yang masih hidup beserta kepala pemberontak ditangkap dan dijebloskan dalam penjara kerajaan. (Baca juga : Penebang Pohon yang Menjaga Rahasia) read more

Elegi Pohon Randu

Elegi Pohon Randu

Elegi Pohon Randu

Pohon randu yang tegak menantang alam

Menapak siang dan malam yang selalu berjalan.beriringan

Tanpa takut ranting yang tersangkut batang bambu yang liar

Melahap rakus buluh senikmat kue talam

(Baca juga : Hujan Mencari Cinta) read more